We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Takdirku

Takdirku

  • WpView
    Reads 295
  • WpVote
    Votes 9
  • WpPart
    Parts 21
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Apr 19, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
"jadi wanita yang lebih baik lagi ren, aku mau kamu jadi wanita yang dewasa bukan seperti ini kekanak kanakan". Ucapan Gilang berhasil membuat Rena diam membeku. "jadi menurut mu aku belom jadi wanita yang dewasa ya kak?". ucapan Rena dengan suara yang bergetar menahan tangisannya. "bukan gitu aku udah dewasa ren, kapan kamu akan dewasa seperti ku?". "iya aku tau kak Gilang sudah dewasa,beda denganku". tanpa sadar air mata Rena sudah lancang melewati pipinya. "nah kalo kamu sudah tau,aku harap kamu berubah saat nanti aku kembali ke Pekalongan". "maksudnya kak Gilang apa?". pertanyaan polos yang dilontarkan oleh Rena "maaf ren, aku rasa hubungan kita sampai disini dulu. tapi aku janji aku akan kembali dalam pelukan mu dengan syarat kamu menjadi wanita yang dewasa". ucap Gilang Hallo gais, ini cerita kedua ku setelah my love black sweet. aku janji kok sama kalian kalo aku bakal nerusin cerita ku yg pertama. semoga kalian suka yaa sama cerita ku ini
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Loving You
  • WILLENA
  • The Crazy Wedding
  • Tokoh Utama
  • How To Move On
  • THE DARK CEO (COMPLETED)
  • Jatuh Cinta Sama Elo?! NO WAY!
  • Mbak, I Love You (Tamat)

*** Cerita ini khusus 18+ *** " Kamu suka sama aku??? " tanya Renno marah kepada Allea, sahabat sejak ia duduk di bangku TK. "A..aa..ku" timpal Allea terbata bata, karena baru kali ini melihat Renno memandangnya dengan mata menyalang marah. "Cukup!!! jadi benar ini alasan Tasya menolakku!!!" sela Renno kepada Allea dengan suara yang sangat keras sampai membuat seluruh orang-orang melihat mereka. "Renn, apa yang kau lakukan??" sela Tasya yang baru datang ke kantin tempat Renno berteriak teriak marah. "Dia ..." tunjuk Renno kepada Allea yang sekarang menunduk menahan tangis ," telah merusak persahabatan kita". "Apa maksudmu??" tanya Tasya tak mengerti. "Kau menolakku karena dia kan, karena Allea menyukaiku." jelas Renno. "Renn..." panggil Allea serak menahan air mata "Diam kau!! aku tak sudi kau memanggil namaku. Kau memang murahan, berani sekali kau menyukaiku padahal kau tahu bahwa aku menyukai Tasya, kau telah merusak persahabatan kita." tunjuk Renno yang masih dengan teriakan penuh amarahnya. Allea sudah tidak sanggup lagi, ia lari meninggalkan tempat yang membuatnya malu setengah mati. Semarah itukah Renno mengetahui bahwa ia menyukainya sampai Renno begitu mudah menghinanya di depan teman teman SMA mereka. Allea menangis sejadi jadinya, dia sudah menahan perasaannya sampai sekarang dan tak ada orang yang tau, tapi tiba tiba Renno datang ketempat mereka biasa istirahat dan berteriak teriak kepadanya seolah ia melakukan dosa yang teramat besar. Bagaimana Renno bisa tau itulah yang sekarang ada dipikiran Allea saat ini. Written by JOY

More details
WpActionLinkContent Guidelines