JUST FOR YOU

JUST FOR YOU

  • WpView
    Reads 6
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Mar 5, 2020
Sebuah kisah tentang Viorra Ariesta, gadis yang menggemari dunia musik. Dengan Sergio, laki-laki gunung es yang telah berhasil dicairkan oleh sosok Viorra. Keduanya bertemu, saat kedua orang tua sang gadis menitipkan kedua anaknya dikediaman Manantha, keluarga Sergio. Lambat laun, pertemuan itu menjadi awal mula perjalanan kisah cinta mereka. Sesudah diterimanya lamaran, dan menyiapkan pesta pertunangan mereka berdua. Sesuatu yang buruk itu terjadi. Kejadian itu menimpa kebahagiaan yang mengalir diantara dua insan, dan memporak-porandakan kenangan, kepercayaan, ketulusan, bahkan rasa cinta yang terjalin diantara keduanya. Hubungan mereka pun retak. Sergio seakan tak menerima ingatan sedikitpun yang berkaitan dengan Viorra. 'Melupakan' mungkin kata tepat yang mewakilinya. Viorra pun hancur, tertarik kedasar jurang yang dinamakan kecewa dan patah hati. Akankah Viorra memilih untuk bertahan di sisi Sergio ? Meyakinkan pujaan hatinya, bahwa dirinyalah tempat dimana hati Sergio berlabuh. Atau justru... Pergi, meninggalkan kasih sayang yang tak terbendung banyaknya. Melupakan, segala hal yang telah mereka lewati bersama selama bertahun-tahun ? Akankah pada akhirnya, kedua insan itu kembali bersatu ? Atau justru... Memilih untuk menempuh jalan baru dalam kehidupan mereka masing-masing ? Entahlah, hanya kekuatan cinta yang tertanam dalam diri mereka yang dapat menjawab. Dimanakah akhir akan berpihak.
All Rights Reserved
#27
sergio
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Setia Di Hati (Selesai)
  • cinta yang terluka
  • Menunggu Waktu, Menemukan Dirimu
  • setangkai mawar di musim dingin
  • The Lost Light
  • Suarasa
  • Sergio
  • Rumah Tanpa Ibu-Ayah Juno dan Ketiga Anaknya

#MantanSeries Bila orang bilang hal yang paling berpengaruh itu adalah perpisahan tanpa pesan, maka aku tidak menyetujuinya. Sebab, bagiku yang paling mempengaruhi bukan perpisahan tanpa pesan akan tetapi pertemuan kembali setelah perpisahan tanpa pesan. Dan hal itu, sangat berpengaruh pada cerita yang sudah dianggap selesai tapi kenyataannya belum. Dan kisah ini, sejujurnya aku tak ingin mengulanginya sebab ketika kenangan yang sudah berhasil dikubur mencuat kembali akan membawa cerita yang berbeda dengan kenyataan yang sempat diharapkan. -Setelah sekian lama kita tidak berjumpa. Aku kini mulai berpikir, apa yang harus kulakukan jika kita dipertemukan kembali. Haruskah aku menyambutmu dengan pelukan hangat ataukah kusambut dengan derai air mata kerinduan. Dan ternyata, setelah sekian lama. Kala waktu kita bertemu, ternyata kita bagai dua orang asing yang saling mengenal.- ----> Mawarmay Kediri, 23 September 2019 Cerita ini hanya fiksi semata, apabila ada kesamaan tempat, nama tokoh, kejadian dan beberapa hal yang mungkin terasa tidak asing maka ini hanya imajinasi dari penulis yang tertuang dalam kata. Jadi mohon dimaklumi atas unsur ketidakpastian.

More details
WpActionLinkContent Guidelines