Dia Untuk Aqila

Dia Untuk Aqila

  • WpView
    Reads 41
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Mar 5, 2020
Namaku Aqila Fariza Mufia, umurku 21 tahun. Aku memiliki sifat yang manja dan juga ceria. Aku anak kedua dari tiga bersaudara, aku memiliki saudara kembar, Diana Fariza Mufia, anak pertama sebelum aku. Orang lain bahkan tidak bisa membedakan kami berdua, kami hanya berbeda 5 menit. dan masalah mulai datang menimpaku, masalah yang mungkin tidak pernah dimaafkan orangtuaku maupun orang lain. tidak ada lagi sapaan lembut dan kasih sayang dari kedua orangtuaku. Kini aku harus mengemban tanggung jawab demi menjaga kehormatan 2 keluarga karenaku.
All Rights Reserved
#402
pribadi
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • KEENARA
  • unexpected
  • Junior (Ended)
  • This Is Not My House
  • Living Conditions BROKEN HOME
  • Rumahku, Surga dan Nerakaku
  • jodoh ku bestie kembaran ku (Choi hyunsuk)
KEENARA

••• Sedih... Marah... Dendam... Kecewa... Sakit... Itulah yang ku rasakan saat ini ketika aku di hadapkan dengan pilihan yang sangat sulit saat mengetahui kedua orang tua ku akan bercerai, tetapi apa boleh buat aku tetap harus melewatinya walaupun akhirnya aku tidak mampu untuk memilih dan akhirnya aku memilih tinggal sendiri. Perkenalkan Namaku "Arana Artakya Revalina" kalian bisa panggil aku "Arana" Umurku 18 tahun Aku adalah anak tunggal, kedua orang tua ku utuh namun rasanya seperti tidak memiliki keluarga. hingga suatu saat pada akhirnya keluarga ku benar-benar hancur. karna mereka hanya sibuk mengurusi urusan masing-masing hingga aku terlupakan. rasa kesepian sudah menjadi sahabat bagiku aku bahkan sudah terbiasa, tidak heran jika aku menggantungkan kebahagiaan dan harapan ku pada orang lain, ya aku tau ini salah namun aku pun tidak tau cara keluar dari zona merah ini bagaimana aku sudah terlalu jauh bahkan sering kali aku hancur karna harapan yang kubuat sendiri.

More details
WpActionLinkContent Guidelines