100 Hari di Lantai 4

100 Hari di Lantai 4

  • WpView
    Reads 31
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Mar 5, 2020
Kisah ini diangkat dari kisahku sendiri saat aku tinggal di salah satu rusun (rumah susun) yang ada di Kota Yogyakarta. Saat itu aku tinggal di lantai 4, di mana tanpa sepengetahuanku ternyata lantai 4 adalah lantai yang sangat dihindari oleh penduduk rusun. Aku tinggal di rusun lajang di mana rusun tersebut memiliki 5 lantai. Dan lantai empat itulah, yang kupilih untuk kujadikan hunian. Di lantai 4 itu, aku tinggal seorang diri, menyisakan 11 kamar kosong yang hampir setiap malam selalu membuat bulu kudukku berdiri. Selalu ada kejadian-kejadian aneh di lantai 4 dan itu membuat beberapa tetangga di lantai lain mengajakku pindah. Tetapi aku tetap enggan. Aku berusaha menikmati kehidupan horroku di lantai itu.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • JINGGA 5 ( I can see you dying) TAMAT BAB 1-30 END✔️
  • Yogyakarta Mendarah
  • Rahasia kamar 7
  • ngger adalah vandyku
  • FOUR DREAMS
  • Port Kosong : Kosan Tanpa Sinyal
  • Gadis Kecil dengan 5 Teman Bermain Tak Kasat Mata
  • Pendakian Malam Satu Suro
  • Penghuni Lantai 4 [TAMAT!]
  • Seoul Treaty [END]

ini adalah lanjutan cerita Jingga 1,2,3 dan 4 Berawal dari tiga sahabat dan Dua mahasiswi yang bernama Icha dan Vika yang menempati kostan dengan bangunan yang sudah di renovasi. Terdapat anak-anak yayasan dan seorang Ibu pengelola yang dulunya menempati rumah itu bersama anak-anaknya yang bernama Jingga dan Jaka. Walau akhirnya diketahui Jaka adalah bukan anak kandungnya namun Ibu yayasan sudah berjanji pada temannya yang bernama Pak Kasno untuk merawat Jaka yang seorang yatim piatu. Ditambah kehadiran Wati yang juga bisa merasakan keberadaan mahluk astral. Bagaimana kelanjutan ceritanya? Ikuti petualanangan baru ini yang semakin menegangkan, dengan bumbu komedi yang bikin kamu cekikikan. *Jika kurang paham dengan cerita ini bisa membaca terlebih dahulu cerita Jingga yang sebelumnya. (Jingga 1, 2, 3 dan 4) *Mohon maaf apabila ada pengucapan, atau nama tokoh, lokasi, ataupun adegan yang sama, karena cerita ini sebagian hanya sebuah imajinasi saya dan "beberapa bagian yang pernah saya alami." *Ilustrasi gambar hanya sebagai gambaran, bukan kejadian yang sebenarnya. Karena saya memasukan unsur gambar agar para Reader dapat lebih berimajinasi dan pesan ceritanya bisa lebih dinikmati. Selamat menikmati salam Hormat mint_earth

More details
WpActionLinkContent Guidelines