HAPPY ENDING?

HAPPY ENDING?

  • WpView
    Reads 321,946
  • WpVote
    Votes 17,441
  • WpPart
    Parts 26
WpMetadataReadMatureComplete Sun, Aug 22, 2021
"Kamu bilang belum siap untuk menjadi seorang Ayah. Tapi dengan anak dari wanita itu kamu bisa dengan mudah menerimanya, bahkan kamu dengan tangan terbuka membiarkan dia memanggilmu Ayah. kenapa, Kak? kenapa harus dia? Apakah kalian ingin melihat kehancuran ku secara perlahan?". Vanilla Aira William 🌺🌺🌺 "Gugurkan." "Tapi, Kak..." "Aku bilang gugurkan, Van." "Kakak tega membunuh anak Kakak sendiri?" "Kamu tau pasti aku belum siap untuk jadi orang tua" "Gugurkan bayi itu dan rencana pernikahan kita berjalan sampai selesai. Tapi jika kamu mempertahankan bayi itu, maka semuanya selesai sampai disini" 🌺🌺🌺🌺
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • My Perfect Doll
  • Love Is Scratched Wound || Cinta Tergores Luka
  • Terlanjur Mencintai || SUDAH TAMAT
  • One More Time, One More Chance [TAMAT]
  • MY PROTECTIVE BILLIONAIRE [COMPLETED]
  • TOO LATE TO FORGIVE YOU | ✔ | FIN
  • Arion (End)
  • Unplanned Pregnancy
  • Young Mother [COMPLETED]
  • Long Ride Home [SUDAH TERBIT]

Akibat sebuah kecelakaan, bukan hanya kehilangan kemampuannya untuk berjalan, Davina juga diminta menikahi Devon, pria yang membencinya dan menganggapnya pembunuh. Meski begitu, Davina ingin menjalankan perannya sebagai istri dengan baik dan berharap perasaan Devon berubah suatu saat nanti. *** Sebuah kecelakaan menewaskan ayah Devon dan merenggut kemampuan berjalan Davina. Sebagai permintaan terakhirnya, Alfredo meminta Davina untuk menikahi Devon dan menjaga anak semata wayangnya itu. Meski awalnya menolak, Devon dan Davina akhirnya menikah sebelum Alfredo mengembuskan napas terakhir dan kehidupan pernikahan Davina yang menyesakkan pun dimulai. Tidak hanya Devon tidak menganggapnya sebagai istri, Devon juga menganggap Davina sebagai pembunuh satu-satunya keluarga yang Devon miliki. Namun, hal itu tidak membuat Davina menyerah dan berharap bahwa perasaan Devon berubah. Meski rasa sakit akibat perlakuan Devon setiap harinya membuat perjuangan Davina semakin berat dan membuatnya bertanya-tanya, sampai kapankah ia bisa bertahan?

More details
WpActionLinkContent Guidelines