FRIEND
  • WpView
    LECTURES 66
  • WpVote
    Votes 23
  • WpPart
    Chapitres 6
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication mer., mars 11, 2020
Sebagian orang menganggap bahwa teman adalah tempat keluh kesah dan rumah kedua setelah keluarga. Kadang kita memilih teman untuk mencurahkan semua isi hati kita ketimbang keluarga sendiri. Teman selalu mengetahui isi hati kita tapi kenapa dia terkadang berbohong untuk membuat kita bahagia,dia mendukung kita tapi di belakang dia berusaha untuk membuat kita down saat kita sedang ingin meraih sesuatu yang di inginkan. Aku kadang merasa kamu selalu ingin merebut apa yang ku suka tapi aku berusaha untuk berpikir positif dan menghiraukan prasangka buruk itu. "Semoga engkau bahagia dengan apa yang kau punya sekarang TEMAN KU" Jangan lupa tambahkan ke perpustakaan kalian.
Tous Droits Réservés
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • acalapati
  • kau bukan rumah
  • Path
  • Sepasang Sepatu Tanpa Arah [END]
  • Mistake Of Love
  • Di Nikahi tuan Posesif [Hyuckren]
  • pernah yang tak kan terulang kembali(love story from the author)
  • 750 Days : After You Leave

"Ran, pulang, bapak udah sayang sama kamu." °°° Kegagalan seolah telah menjadi sahabat karib bagi Hiran-anak ketiga dari empat bersaudara yang lahir tepat di ambang keruntuhan keluarganya. Ketika kemewahan menjelma jadi kenangan dan tawa berubah menjadi diam panjang, Hiran hadir ke dunia. Bagi sebagian orang, ia adalah pertanda malapetaka. Pembawa sial, begitu mereka menyebutnya. Hiran tumbuh dalam keheningan yang tak pernah benar-benar ia mengerti, tapi selalu ia terima. Ia belajar membaca raut kecewa, menghafal letak luka yang tak terucap, dan memupuk kesadaran bahwa dirinya bukan siapa-siapa. Pada usia delapan belas, cinta adalah kemewahan yang tak pernah ia harapkan datang. Ia tahu diri-ia tahu batasnya. Namun, semua keyakinannya mulai runtuh ketika Arabella hadir-gadis dari dunia yang tak pernah Hiran pijak. Anak konglomerat dengan senyum yang mampu menembus dinding-dinding luka. Sekali tatap, cukup untuk mengguncang hati yang selama ini ia jaga mati-matian. Dan meski perasaannya tumbuh tanpa diundang, Hiran tahu satu hal pasti: cinta ini tak boleh hidup. Ia akan menguburnya, sebelum harap kembali menyakitinya.

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives de Contenu