AVANKA
  • WpView
    Reads 4
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Mar 5, 2020
saya masih amatiran dalam membuat cerita,jika anda tidak suka silahkan menjauh. Ayahku adalah penyemangatku setelah ibu. Aku hidup bersama ayahku berdua,dikarenakan ibuku telah meninggal di waktu aku kecil "DOR!" peluru dari pistol itu tepat mengenai ayahku. "A-a yah,hikss,bertahanlah untukku karena kau adalah separuh dari jiwaku" "Te na ng lah dan ber doa sa ja nak,a ku aa"ucap ayahku sambil terbata-bata karena menahan sakit yang luar biasa. "AYAH!" Jangan pergi dari hidupku tetaplah bersamaku karna kau adalah penyemangatku.-avanka Tenanglah nak,jika aku pergi di kemudian hari,janganlah menyalahkan diri sendiri,karena semua orang itu akan mati.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Past life Casper
  • ngger adalah vandyku
  • [EXO ff] Dady Saranghae
  • PROMISE [REINKARNASI SATRIA] END
  • Full Of Scratches
  • Crazy Phsyco||harukyu(slow up)
  • someone like you
  • Truth After Love, Kiara and Zaki (Tamat)
  • Pelangi Setelah Hujan ✖ IDR

Sedari kecil tidak mengenal seorang ayah, membuat Casper terus mencari tahu tentang sang ayah. Di umur yang ke-9 tahun, neneknya yang selama ini memang tidak menyukainya, menjualnya pada orang asing. Di perpisahan mereka, neneknya hanya berkata bahwa ayahnya masih hidup. Seseorang yang ia pikir sudah mati, ternyata masih hidup. Itu sangat mengejutkan. 5 tahun setelah ia mengerti bahwa ia telah dibuang dan memang tak diinginkan, anak itu kabur dari sebuah organisasi berbahaya yang selama ini menjadi wadahnya untuk bertahan hidup. Ia keluar dari organisasi itu untuk mencari sang ayah, berharap bersama sang ayah hidupnya akan menjadi lebih baik seperti mimpinya. Namun, setelah berhasil menemui sang ayah, hidupnya langsung berubah signifikan. Aturan-aturan yang menjerat ternyata tak lebih baik dari sewaktu masih menjadi anggota kriminal. Sampai pada akhirnya, ia sadar, ia hanyalah seonggok manusia yang tak diinginkan oleh siapapun. Kegelapan kembali menguasai ketika ia mengetahui segala rahasia yang melukainya. "Kalau ayah tau, selama ini aku bermimpi kalau hidup sama ayah bisa buat aku punya kehidupan yang normal. Ternyata nggak ya." Casper tertunduk di atas tanah dengan posisi kedua tangan terikat di belakang. Sementara Charles, pria itu menatap Casper dengan pandangan datar. Ia tak munafik untuk tak mengakui bahwa hatinya terasa nyeri ketika mendengarnya. Namun, ia segera menepis perasaan itu. Jari yang menodongkan pistol pada anak itu semakin mengerat. "Ada pesan terakhir, Casper?" "Aku benci ayah." Charles tersenyum miring. Dorr! Cover by pinterest

More details
WpActionLinkContent Guidelines