Story cover for Sajak  mimpi by rizkaoktatriany
Sajak mimpi
  • WpView
    LECTURAS 69
  • WpVote
    Votos 4
  • WpPart
    Partes 2
  • WpView
    LECTURAS 69
  • WpVote
    Votos 4
  • WpPart
    Partes 2
Concluida, Has publicado mar 05, 2020
Malam memang gelap
Namun bulan tak pernah lari darinya
Laksana merpati
Yang akan tetap kembali walaupun jauh berkelana
Mawar mungkin melambangkan cinta
Namun apakah selamanya abadi?

Satu kata dalam kalbu yang kugenggam
Apakah tetap sama untuk 1000 tahun kedepan?


                                      "  Na lla Rizka "



>> Hanya tulisan sajak yang mewakili kalbu,saat terkadang tidak bisa terucap dengan lisan.


Hai... Kenalin namaku Rizka Okta
Ini tulisan pertamaku di wattpad,jadi maklumin aja ya kalau mungkin masih terlalu kaku :)
Awalnya iseng sih tapi semoga bermanfaat deh buat yang ngebaca...
I hope your like this story..
Todos los derechos reservados
Regístrate para añadir Sajak mimpi a tu biblioteca y recibir actualizaciones
O
#807dream
Pautas de Contenido
Quizás también te guste
My Eternal Moon [ End ✔️] de cweetcobeyi
38 partes Concluida
Wulan mendekat, penasaran. Bintang mengeluarkan sebuah gelang anyaman dari kantong celananya. "Ini buat kamu. Supaya kita selalu jadi sahabat selamanya." Wulan tertegun sejenak, lalu tersenyum. "Sahabat selamanya?" Bintang mengangguk yakin. _________________________________ _________________________________ "Kehilangan mengajarkanku arti kehadiran. Tapi kehadiran yang tak pernah pergi, mengajarkanku arti pulang. Dan pada akhirnya, bukan tentang siapa yang kembali-melainkan siapa yang sejak awal tak pernah benar-benar pergi." __________________________________________________________________ "Lucu ya? Saat akhirnya kupikir aku bisa bernapas lega, dunia malah menertawakan aku. Seolah berkata, 'Jangan senang dulu, aku belum selesai menghancurkanmu.'" - Wulan Salsabila. __________________________________________________________________ "Orang yang paling keras kepala bukan orang yang tidak mau mendengarkan perkataan orang lain. Tapi dia yang tahu dirinya hancur, tahu dirinya butuh bantuan, tapi tetap saja milih buat menyimpan semuanya sendiri." -Raka Aditya. __________________________________________________________________ "Lan, kalau aku adalah bintang indahmu, maka kamu adalah bulanku-seseorang yang memberiku cahaya bahkan di malam-malam tergelap. Kamu adalah ketenangan, kehangatan, kehadiran yang membuat segalanya terasa aman dan indah. Bahkan ketika bintang-bintang mulai redup, bulan tetap bertahan, bersinar dengan tenang. Jadi, jika kamu memanggilku bintang indahmu, maka aku akan memanggilmu bulan abadiku-seseorang yang tetap tinggal, seseorang yang selalu bersinar di langitku." -Bintang Pradipta. __________________________________________________________________ "Dari janji persahabatan di bawah pohon rindang SD, hingga langkah-langkah berat di SMA-kapan persahabatan berubah menjadi sesuatu yang lebih rumit?" PERHATIAN‼️ Cerita ini murni ide author tanpa menjiplak karya siapapun enjoy~♡
Quizás también te guste
Slide 1 of 7
ADYRA cover
My Eternal Moon [ End ✔️] cover
NONSENSE (COMPLETE) cover
Take A Break cover
angels wing ( Tamat ) cover
SPJU {Sadar Penuh Juga Utuh} cover
Almost. cover

ADYRA

10 partes Concluida

"Gue tau,lo pasti mikir gue sakit hati apa ngak sama ledekan lo tadi pagi disekolah. Udah deh ngak usah pake ngeles segala." Jelas Azka panjang lebar,Dyra berpikir apa Azka bisa membaca pikiran orang?. "Pede bego." Ceplos Dyra. Maudy yang melihat percekcokan antara dua insan didepannya pun berdehem. Dyra dan Azka melihat kearah Maudy. "Lo berdua kalo mau pacaran bilang dong,jangan buat gue nunggu. Tau gini gue balik luan." Maudy pura - pura merajuk. "Hah,pacaran? Are you okay?." Tampak wajah Dyra terkejut. "Iya jadi ini baru jadian. Lo tau kan kalo temen lo ini gampang merajuk,dan sok jual mahal." Azka mengatakan seperti otang polos yang tanpa dosa sedikitpun. Dyra ingin protes dengan perkataan Azka barusan,namun mulutnya langsung dibekap oleh Azka. Maudy tampak mengerutkan dahinya." Kenapa lo ngak bikang gue Ra?." "Dia malu,makanya dia nyuruh gue yang bilang." Sembur Azka. Dyra sudah geram melihat tingkah Azka,mulutnya memang masih dibekap dengan tangan Azka,namun pikirannya tidak. Dyra memiliki ide. Dia langsung menginjak kaki Azka,sehingga Azka meringis dan melepaskan bekapannya dimulut Dyra. Story @ZikraSalsabila😊😍.