LOVE & SWEET WOUND

LOVE & SWEET WOUND

  • WpView
    Reads 128
  • WpVote
    Votes 81
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Apr 25, 2020
🍁🍁🍁 Ketika menyembunyikan rasa sakit dengan berusaha untuk terlihat biasa saja hanya akan membuat sakitnya terasa lebih perih. Itu karena tak ada tempat untuk mengaduh dan mengeluh. Semuanya di rasakan sendiri tanpa bisa berbagi keluhan. Aku hanya bisa menangis tanpa suara yang membuat napasku terasa tercekat. Rasanya aku seperti tercekik tanpa bisa melepaskan diri. _____________ "Kita sama. Lalu kenapa kita tak mencoba tuk bersatu?" "Apakah rasa kesepian ini bisa membuat Tuhan mengasihani kita, lalu menyatukan kita untuk saling menguatkan? Ataukah Tuhan memang sengaja membuat kita merasakan kesepian agar kita bisa bersatu dengan alasan karena kita sama?" "Aku sudah mencoba untuk tak peduli. Tapi tetap saja kenyataan itu selalu menggelitik, membuatku tak bisa berhenti berfikir." _____________ "Aku berharap hadirmu jadi penutup lukaku." "Tak perlu menghilangkan luka, karena hanya dengan membantuku menutup lukaku dan bersamaku saat sakitnya terasa sudah lebih dari cukup buatku" "Aku hanya berusaha untuk tidak berharap lebih, bukan karena aku tak yakin, tapi lebih untuk mempersiapkan diri dari segala kemungkinan yang bisa menyakiti." 🍁🍁🍁 __________________________ P.S:*Masih pemula, jadi jangan sungkan untuk memberi KRISAR. KRISAR kalian akan aku terima dengan mata dan hati yang terbuka.* ^_^ __________________________
All Rights Reserved
#115
rangga
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Cempaka Terakhir ✔
  • about us and him ✔️
  • Darrel My Bad Husband [Terbit]
  • Another Goodbye (The Other Side 2)
  • Rintik Hujan
  • CLOSER
  • I'm broken [BHS#1]✓
  • Rainie ( END )
  • BERISIK (END)
  • Lumen Spei. [Ongoing]

Aku sudah berusaha untuk menutup seluruh hatiku. Aku tidak ingin ada yang mengisi ruang kosong di sini. Karena aku lelah, aku takut. Sudah cukup hal yang pernah menimpaku menjadikanku pribadi yang hancur. Aku tahu bagaimana rasanya disakiti. Aku tahu bagaimana rasanya dikhianati. Aku tahu bagaimana rasanya ketika kehilangan. Aku berhasil menjaga hatiku tetap kosong sampai hari itu tiba. Hari di mana aku bertemu dengannya. Orang yang terus mengusik pikiranku. Orang yang perlahan-lahan mengisi kekosongan di hatiku. Pemilik mata itu. Pemilik senyuman itu. Ah bisa gila aku hanya karenanya. Aku tahu perasaan apa ini. Meski aku terlambat untuk sadar. Aku menyesal untuk keterlambatan ini. Karena ia tang melihatku sepenuhnya, mungkin melirik saja ia tidak. Ia mengagumi orang lain. Aku sadar aku salah. Tuhan, bantu aku. Aku tak ingin hal yang sama terulang kembali. Aku hanya ingin meraih cinta sejatiku. Aku harap rasa ini hanya untuk sementara. AKU HARAP. Aku masih terlalu takut, Tuhan. *Update tiap hari

More details
WpActionLinkContent Guidelines