Sepertiga Malam yang Dirindukan

Sepertiga Malam yang Dirindukan

  • WpView
    Reads 10
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Mar 6, 2020
"Mas Abi, malam ini sepertinya sama saja seperti malam-malam kemarin." "Kenapa? Kan, sudah punya suami, kok masih sama?" "Suamiku sama saja seperti Abah, suka ceramah ...." "Sabar Umi, Mas Abi, kan, bukan malaikat? Umi, kan, juga bukan malaikat ...." "Benar Mas Abi, kita memang bukan sepasang malaikat, aku mengerti. Kita tidur saja, Mas. Nanti, kan, harus Tahajud." Umi meraih bantalnya. Kulihat dia memejamkan mata. Wajahnya yang mulus begitu berseri. Namun, kala ini rona wajahnya telah hilang. "Ah, maafkan aku Umi, bukan aku bermaksud cuek padamu, tapi seperti ini adalah caraku menepis rasa gugup, atas tanggung jawab baru yang harus ku emban." Demikian bisik hatiku, semoga Umi juga memahamiku. "Umi ...." Kucoba untuk menegurnya. Tapi Umi sepertinya sudah tidur. Nafasnya begitu teratur. Kudekati dia lalu menutupi tubuhnya dengan selimut. Kemudian aku memberanikan diri memeluk erat tubuhnya.
All Rights Reserved
#440
suami
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • MERAIH SURGA
  • My Crush My Husband (ON GOING)✨
  • 5 Criteria To Be My Boyfriend
  • Regards, Natashira (END)
  • Angel To Raya (END)
  • Dzikir Cinta (Selesai)
  • Please LoVe Me, CITO! [COMPLETED]
  • Married For Stimulate
  • ALA

Seakan rumah seperti rumah horor bagi rumah tanggaku ,suami yang ku kenal dia dulu selama 2 minggu kini dia berubah menjadi monster yang terus menyakitiku ,imam yang ku idam2 kan dulu kini dia berubah menjadi sosok musuh terbesar dalam hidupku " Annisa?'' " iya mas ,ada apa jangan keras2 manggilnya mas aku kan denger mas" " ngelawan aja kamu jadi istri ,aku manggil kamu keras biar kamu denger dan langsung kesini ,kalau nanti aku panggil kamu pelan nantinya kamu lelet" " mas kenapa sih kamu selalu hina aku ,aku ini istri kamu mas" yaitulah terus dikatakan arsyil suamiku ,dia selalu menghinaku terus menerus.. tapi pada akhirnya suami ku akan mengungkapkan rahasia terbesarnya kepadaku dan membuatku berbalik membenci kepadanya " kamu minta maaf sama aku?'' " sekarang kamu duduk sini disamping aku" " annisa aku mau jujur sama kamu ,mungkin setelah ini kamu akan mencabut perkataan kamu tadi dan berubah menjadi benci atau tidak akan pernah mau memaafkan aku" (apa yang di katakan arsyil saat itu ,apa kejujuran yang membuat malah istrinya tersakiti . silakan baca watpadd nya,insyaallah ceritanya menginspirasi)

More details
WpActionLinkContent Guidelines