Story cover for A Heartbreak {END} by lesmanaaputraa
A Heartbreak {END}
  • WpView
    Reads 625
  • WpVote
    Votes 68
  • WpPart
    Parts 10
  • WpView
    Reads 625
  • WpVote
    Votes 68
  • WpPart
    Parts 10
Ongoing, First published Mar 06, 2020
Hai, nama gw Putra, lengkapnya Putra Lesmana. Umur gue 18 tahun dan gue tulis ini tentang kisah kasih gue di jenjang sekolah menengah atas atau SMA. Gue adalah seorang introvert akut yang takut berinteraksi dengan dunia luar, makanya gue sebut akut. Sekolah buat gue adalah tempat yang harus buat gue nyaman karena lo tau lo bakal ngabisin tahun-tahun lo di tempat itu dan disini gue bakal ceritain orang yang takut untuk bersosialisasi dengan cerita cintanya.
All Rights Reserved
Sign up to add A Heartbreak {END} to your library and receive updates
or
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 9
PROSA "Proyeksi Rasa" [END] cover
He is not My Best Friend (End) cover
Why? cover
Persahabatan, Keluarga Dan Cinta cover
ROMANSA MASA SMA cover
INTUISI [END] cover
Yang Terlupakan  cover
Taken Slowly cover
Si Es Kutub [END] cover

PROSA "Proyeksi Rasa" [END]

32 parts Complete

Bagi Alfira, persahabatan adalah ikatan tanpa komitmen. Sedangkan sahabat adalah makhluk Tuhan yang siap mendengarkan keluh kesahmu dan memberi solusi dari masalah kehidupanmu. Tapi keadaan memang tidak pernah bisa diprediksi, apa yang dimiliki juga bisa kapan saja pergi. Ketika sahabatnya pergi, Alfira benar-benar kehilangan arah tanpa arti, butuh adaptasi lagi untuk sembuh dari elegi. "Cuma lo Ra! yang menganggap persahabatan ini bukan apa-apa. Ya cuma lo!" ucap Reza kecewa. Namun, ketika semuanya kembali mampukah Alfira berdamai dengan hati? Butuh waktu yang lama untuk sembuh, butuh keadaan yang seirama untuk menempuh. Tapi, bagaimana jadinya jika aku sudah berhasil berlabuh, dengan mudahnya kau kembali dan karamkan lagi kapalku? "Kalo nggak mau jadi pacar gue oke gue terima lo tolak, tapi kalo gue lamar gimana?" ucap laki-laki yang ada dihadapannya. Lalu apa-apaan kali ini? Dengan berani dan percaya diri tingkat tinggi, dia menawarkan diri menjadi awak kapalku? Yang aku yakin, dia pasti mampu membantuku. Namun, bisakah aku melupakan masa lalu? Dan kembali menempuh perjalanan baru?