I Don't Know

I Don't Know

  • WpView
    Reads 103
  • WpVote
    Votes 11
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadComplete Fri, May 1, 2020
Beradu pada nasib adalah sebuah replika ke gagalan. Namun ingat tak pernah ada yang tau tentang takdir. karna kita tidak bisa menentukan takdir apa yang kita mau, namun setidak nya kita bisa memilih jalan mana yang akan kita tuju.. Katakan iya jika memang itu benar, jangan pernah takut untuk memiliki jika kamu mampu, karna hati bukan lah suatu berang yang dapat di tunda, karna waktu akan membuktikan kebenaran perihal menyakitkan nya pertemuan yang berujung perpisahan. Begitu juga dengan kisah gadis cantik yang bernama Citra Alya Wijaya ini, dia pemilik kisah yang tak pernah ia bayangkan sebelum nya, dan apa kalian tau ini lah yang di namakan waktu dan juga takdir..
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • NIDA ( END )
  • Tunggu !
  • After Died That
  • Takdir yang Tak Bertaut
  • Bulan Dan Bintang
  • Prestige
  • Takdir 365 Hari (END)
  • BUKAN AKHIR YANG KUPINTA

"Berhenti main main! Gue pengen serius." Tukas Aldi dengan wajah seriusnya, tanpa ada sedikit unsur candaan. Ia nampak sedikit gusar sebab wanita dihadapannya ini tak pernah menganggap ucapannya serius. Nida sedikit ketakutan saat laki laki didepannya itu menaikkan nada bicaranya. Ia juga terkejut,laki laki yang satu ini selalu menjadikan apapun seperti lelucon dan candaan, namun kini dia terlihat begitu serius membuat Nida tak mampu menjawab dan hanya bisa membisu. Sial! Kenapa jantungnya berdegup keras. Ya ampun Nida merasakan pipinya memanas. "Lo harus jawab, nona muda." Aldi mendekatkan tubuhnya pada gadis dihadapannya hingga jarak mereka semakin tipis. Aldi merendahkan pandangannya, sebab tinggi mereka tidak setara. Dan di sini jelas Nida lah yang tidak terlalu tinggi. Nida mengangkat kepala dan pandangannya. Aish! Jantungnya sangat berdegup kencang. "Runtuhin tameng hati gue. Buat gue percaya akan hal itu." Ujar Nida dengan bersikeras menahan degupan di dada nya. Seulas senyuman terukir di wajah indah Aldi, dia kemudian mengambil jarak kembali menjauhkan tubuhnya,sebab ia tahu bahwa gadis dihadapannya itu tidak nyaman. "Setelah gue berhasil, gue gak bakal lepasin lo. Gue yang akan jadi pemenang. Hm?" Terdengar jelas seperti tantangan Aldi berucap. Membuat Nida semakin kalut. Ahhg! Aldi selalu saja berhasil membuat desiran aneh dalam tubuh Nida. Demi apapun Nida ingin menendang Aldi jauh jauh saat jantungnya berdegup keras. Bisa semakin malu ia jika Aldi mendengar degupan jantungnya. Tanpa Nida sadari, ia lah yang terjebak oleh ucapannya itu. Antara hati dan logika. note : ( Beberapa adegan terinspirasi dari cerita orang sekitar. ) ( Dipublikasikan pada : 6 Juli 2020 ) ( End ) ( Dilarang copas, atau plagiat cerita ini! Mikir sendiri jangan seenaknya, lu kira nyari ide cerita segampang nyari upil? ) Rank 1 #Nida ( 8 Juli 2023 ) Rank 1 #pdkt ( 21 Juli 2023 )

More details
WpActionLinkContent Guidelines