Story cover for Temaram by Jeonica1997
Temaram
  • WpView
    Leituras 18
  • WpVote
    Votos 5
  • WpPart
    Capítulos 2
  • WpView
    Leituras 18
  • WpVote
    Votos 5
  • WpPart
    Capítulos 2
Concluída, Primeira publicação em mar 06, 2020
Temaram? 
Apa itu? Adakah perbedaannya dengan suram?


Dibuat untuk kaum rebahan yang merasa tak mempunyai cahaya. Ataukah pernah bercahaya namun padam? 
Check it out!!!
Todos os Direitos Reservados
Inscreva-se para adicionar Temaram à sua biblioteca e receber atualizações
ou
#164ilusi
Diretrizes de Conteúdo
Talvez você também goste
Buku Ini Gak Konsisten, Tapi Ya Sudahlah, de akmal1505
25 capítulos Em andamento Maduro
Hanya menuang segala kata dalam hiruk-pikuk kehidupan-merekam apa yang lewat, menuliskan apa yang terlintas, tanpa janji akan kedalaman atau kebijaksanaan. Tidak ada urgensi untuk menjelaskan, tidak ada kepentingan untuk dipahami, sebab dunia sudah penuh dengan orang yang mengira dirinya tokoh utama. Kata-kata berdiri sendiri, mengalir mengikuti arus yang tak selalu jelas arahnya, seperti rapat yang seharusnya bisa diselesaikan dengan satu email. Kadang tajam, kadang datar, sering kali hanya sekadar ada, mengisi ruang seperti iklan yang muncul di saat paling tidak dibutuhkan. Kadang melankolis, kadang sinis, kadang seperti bercanda tapi ternyata menyelipkan sesuatu yang dalam. Hidup ini kadang absurd kadang, ah sudahlah-namun makna di dalamnya juga sering lewat tanpa permisi. Saya pun sadar, tidak semua orang punya waktu untuk membaca sesuatu yang mungkin hanya sekadar refleksi seseorang yang terlalu banyak diam di pojok ruangan, mengamati bagaimana orang-orang tertawa, menangis, lalu pura-pura lupa bahwa mereka pernah melakukan keduanya. Tapi tenang saja, saya tidak akan memaksa Anda untuk membaca sampai selesai-membaca separuh lalu berpikir, "Ah, ini mah nggak masuk akal," juga merupakan bagian dari perjalanan menemukan makna, bukan? Maka, jika pada akhirnya tulisan ini lebih mirip tumpukan halaman tugas yang ditunda dikerjakan sampai tenggat waktu atau coretan iseng di pinggir buku catatan kuliah yang berakhir lebih eksistensial dari esai akademik-saya tidak akan terkejut. Seperti manusia yang mencari hiburan, semua tulisan ini juga mungkin sedang mencari pembacanya yang tepat, atau setidaknya, seseorang yang cukup penasaran untuk bertanya, "Ini cerita isinya apa sih?" sebelum akhirnya menguap dan kembali membuka media sosial. Jika Anda menemukan sesuatu yang berharga di dalamnya, anggap saja saya sedang beruntung. Jika tidak, ya, setidaknya saya sudah menyumbang satu tulisan lagi ke alam semesta ini.
Talvez você também goste
Slide 1 of 9
Menanti dalam istiqomah  cover
HESPER (SELESAI) cover
Misteri KKN Di Desa Penari cover
Buku Ini Gak Konsisten, Tapi Ya Sudahlah cover
Rangkaian Aksara cover
Kau Puisi cover
Poetry And Quotes cover
1000 Syair Puisi Jalanan cover
Goresan Pena cover

Menanti dalam istiqomah

127 capítulos Concluída

TELAH DITERBITKAN Sebagian part telah dihapus #42Dalampuisi(12-02-2018) #62Dalampuisi (14-01-2018) #64Dalampuisi (17-12-2017) Untuk kamu yang sedang menanti, maka ku wakilkan seluruh perasaanmu melalui sajak ini" Ada beberapa part terprivat tapi tidak mempengaruhi bacaan:)