SITS- SIAL INI TERLALU SIALAN
10 parts Ongoing RAKA, pria 35 tahun. Single, yang udah pantes disebut om-om ini, hidupnya masih datar dan hambar. Jadi beban keluarga dan digunjing seluruh tetangganya. Setiap hari sering ingin mati. Ya karena bingung. Hidup tuh mau ngapain dan dibawa kemana? Gak ada kisi-kisinya sama sekali. Niatnya mau nabrakin diri ke truk pasir yang lagi ugal-ugalan, Eh malah ditabrak sama GHISA, cewek 22 tahun. Masih kuliah. Blasteran Indo-Jerman. Dan kaya raya. Akhirnya gak jadi mati. Malah akrab sama dia.
Ghisa pecinta anak yatim. Setiap bulan dia nyumbang. Celah inilah yang dipakai Raka untuk ngumpulin pundi-pundi kekayaan. Ghisa titip 20 juta, yang sampai ke anak yatim Cuma 2 juta. Begitu terus sampai akhirnya Raka ikutan jadi orang kaya.
Menurut ideologi film Azab, tindakan Raka ini bisa mengundang penyakit kronis atau ditabrak mobil bak. Gak apa-apa deh ditabrak mobil bak asal jangan ketauan sama Ghisa. Toh Raka dari awal emang niat mati. Tapi sialnya, Tuhan punya rencana lain.
Bimo, Udin, dan Dimas dengan macem-macem sifat setannya masuk sebagai perusak semua rencana. Banyak pertempuran terjadi antara Raka dan tiga orang tersebut. Dan lawan terberat Raka adalah menghadapi Ghisa itu sendiri yang akhirnya tau kelakuan busuk Raka selama ini.
Sekuat tenaga Raka menghindar. Berusaha lolos dari titel biadap yang kini disematkan Ghisa kepadanya. Keadaan bukannya semakin baik, Raka malah makin terpojok dengan kematian Dimas dan Udin yang membuatnya diduga sebagai pelaku pembunuhan.
Kata orang ujian gak akan lebih berat dari kemampuan seseorang. Tapi kali ini, kayaknya keberatan. Hadiahnya gak mungkin cuma rice cooker sama kipas angin kan Tuhan?