ILUNGA √

ILUNGA √

  • WpView
    Reads 12,642
  • WpVote
    Votes 1,084
  • WpPart
    Parts 37
WpMetadataReadComplete Thu, Apr 28, 2022
WpInfo
Fiction
Romance
Budayakan: FOLLOW DAHULU SEBELUM MEMBACA [Sequel BESIDE ME] Katanya kalau sudah hancur, masih bisa diperbaiki. By the way, ini hati, bukan perabotan yang masih bisa diakali untuk bisa utuh kembali. Katanya kalau terlambat, masih bisa diulang lagi. By the way, jam dinding saja jalannya ke depan, tidak pernah mundur ke belakang. Jadi, lebih baik mereka berpisah saja atau kembali bersama? Lala dan Dirga yang dulu saling menyayangi dan mencintai kini harus berpisah dan melangkah di jalan mereka masing-masing. Tanpa kabar, tanpa saling sapa, dan saling melupakan. "Aku percaya, masih ada aku di hati kamu." "Hah?! Jangan bercanda." Lala menyesal ikut study banding ke Surabaya kalau nyatanya pergi ke sana membuatnya harus bertemu dengan Dirga. Lelaki yang bahkan saat ini terlihat bahagia tanpa dirinya. *** Copyright by Erisyakw
All Rights Reserved
#85
college
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ANANTA [COMPLETED]
  • A Twist Of Fate
  • Kita Sembuh Bareng?
  • Welcome Home, Saga!
  • ELANG [End]
  • PACARNYA BOO (Sudah Terbit)
  • Perihal Waktu [ REVISI ]
  • AURORA
  • Game Over: Losing Control

[FOLLOW AUTHOR,SEBELUM MEMBACA SEBAGAI BENTUK SUPORT KALIAN UNTUK PENULIS DAN CERITA INI] (BELUM REVISI) "Aku sayang kamu tanpa alasan,mencintai kamu adalah keputusan,di cintai oleh mu adalah kebahagiaan.aku tau kamu selalu berusaha buat aku nan,walau banyak luka yang aku dapat,aku gak pernah menyesal,ananta."- Aquenna Adilan Sabil. "Maaf selalu buat lo sakit,quen. Gue emang cowok brengsek yang udah lancang masuk ke kehidupan lo. Tapi demi tuhan aku gak bisa hidup tanpa kamu,Aquenna."- Ananta. ≈≈≈≈≈≈♥≈≈≈≈≈≈≈ Mungkin memang pergi adalah jalan terbaik untuk melupakan,namun jika masih ada kesempatan yang datang,kenapa harus di lewatkan?. Hidup tak se munafik itu untuk mengingkari diri sendiri. Bila ada jalan lurus untuk kembali, kenapa harus memilih yang berkelok untuk lanjut?. Namun pada dasarnya cinta akan kembali menuju jalan takdirnya,dan pada hakikatnya pergi hanyalah jalan terakhir bila tak ada jalan lain.

More details
WpActionLinkContent Guidelines