AURORA [Hiatus]

AURORA [Hiatus]

  • WpView
    Reads 94
  • WpVote
    Votes 29
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Sep 16, 2020
[The Second Story] [Romance] [Cerita Pendek] NOTE: --Cerita fiksi ini murni dibuat dengan imajinasi author. Tolong laporkan segera kepada author bila ada cerita yang sangat mirip dengan cerita ini. Upload sesuka hati 🌸-- Aurora Fionella, anak cewek Blasteran Inggris-Indonesia yang memiliki kulit putih,rambut coklat, mata abu-abu dan hidung mancung membuat banyak orang iri. Namun, ia juga manusia. Ia memiliki kekurangan, ia tidak bisa terkena sinar matahari terlalu lama yang akan menyebabkan kulitnya terbakar alias Sunburn Aurora menerima banyak bully dari teman-temannya karena kulit sensitif yang dimilikinya. Orang yang selalu membelanya adalah dua sahabatnya dan kakak kelas ganteng plus perhatian yang selalu melindungi Aurora. Apakah Aurora akan bertahan dari semua bully? dan apakah ia akan memiliki hubungan dengan si kakak kelas tersebut? Penasaran? Ayo dibaca Jangan lupa dikasi tau temen-temennya buat baca cerita ini karena berbagi itu indah
All Rights Reserved
#260
aurora
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • BACK [TERBIT]
  • AMORAGA √
  • 1. Dia, Arsen!!
  • TRAUMA [HIATUS]
  • Indigo Bobrok [SUDAH TERBIT]
  • Falling For a Gangsta [SELESAI]
  • My Psycopath Man (Sudah Terbit)
  • Avoid Cold Boy // SELESAI✔️
  • Aurora Not Antagonist [On Going]
  • ARCLA (Monochrome)

Sudah terbit di nawalara.media. Untuk info pembelian bisa DM Instagram author @a_pjlst Rank: # 1 - bunuh diri (20 Desember 2023) # 1 - pembalasan (16 Mei 2024) # 2 - dendam (20 Mei 2024) # 3 - misteri (7 Juli 2024) Kedatangannya bagai bom waktu, terutama untuk mereka yang menjadi dalang dari kematian gadis itu. Aura Bercly Alexander, ia kembali untuk menghukum mereka yang menutup mata akan ketidakadilan. Tak ada tatapan sendu, takut atau jalan menunduk, kini hanya ada tatapan mengintimidasi yang ia layangkan. "Ngga mungkin kan dia, kembali?" "Please, bilang ke gue ini cuma prank!" Sesekali ia tersenyum menatap seluruh penghuni sekolah dari atas gedung berlantai 3 itu. "Bukankah kurang lengkap jika kebahagiaan tanpa adanya ketakutan?" ••• PLEASE DON'T COPYRIGHT MY WORK!!

More details
WpActionLinkContent Guidelines