Lusyana
  • WpView
    Leituras 148
  • WpVote
    Votos 46
  • WpPart
    Capítulos 10
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização ter, mar 31, 2020
WpInfo
Ficção
Romance
Jahat adalah gue. Itu kata mereka, mereka yang nggak tau gue, mereka yang nggak pernah kenal gue. Gue, Lusyana Elfira nggak mau bersusah-susah hanya untuk merubah reputasi itu. So, Gue jadikan julukan itu sebagai tameng didunia yang penuh ke-bullshit-an ini. Tapi, setelah semuanya gue buat sedemikian rupa seperti yang gue mau. kenapa elo tiba-tiba dateng dan ngerusak segalanya hah?!. Elo! Elgara Leonard. Gue sumpahin ga punya anak bini cucu dan cicit! ~ Lusyana Gue ganteng, gue berbakat, gue pinter. Bahkan penjabaran kepintaran gue melebihi kebencian elo, Lusyana Elfira Ke gue. Gue tau, elo bukan orang yang memiliki sifat seperti yang elo cerminkan saat ini. Disaat orang lain ingin hidup dengan damai dan tanpa masalah, kenapa elo malah pengen jadi cloningnya syaiton sih ~ Elgara * Penasaran? LANGSUNG AJA YUK CHECK IT OUT :) Selamat membaca dan menikmati guyysss🥰🥰 Jangan lupa meninggalkan jejak kalian dengan vote ya guyss😊
Todos os Direitos Reservados
#152
greget
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • The Time
  • GHAIKA (REVISI)
  • Blueprint Pelarian Villain [END]
  • Transmigrasi Ziora
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • GRAVARENZO
  • I'm Not Just a Figuran
  • Tsundere Maniak Susu
  • EVANESCENT (HIATUS)
The Time

Tiga tahun Jeselyn Ananta menghabiskan waktunya mengejar bayang-bayang tunangan nya, Leon Gamalio. Baginya, Leon adalah segalanya. Namun, malam itu mengubah segalanya. Hantaman keras sebuah truk di persimpangan jalan gelap membuat nya berada di ambang maut, dalam koma yang panjang, jiwa Jeselyn melayang masuk ke sebuah masa depan yang tak pernah ia bayangkan. Ia melihat dirinya sendiri dalam versi yang lebih dewasa, lebih rapuh, dan hancur di tengah kemewahan sebuah rumah megah. "Mau ke mana lagi?" tanya Jeselyn masa depan dengan suara serak akibat tangis. "Menemani wanita yang sedang mengandung anakku," jawab Leon dingin, tanpa sedikit pun menoleh. Kenyataan pahit itu menghujam jantung Jeselyn. Pernikahan yang ia impikan ternyata hanyalah penjara tanpa cinta.

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo