Beautiful Lie & Painful Truth

Beautiful Lie & Painful Truth

  • WpView
    Reads 64
  • WpVote
    Votes 9
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, May 10, 2020
" Apa...hidupku akan lebih indah jika ini hanya mimpi? Karena bisa saja hidupku yang sebenarnya lebih indah dari ini.... atau.... bisa saja menjadi lebih buruk" " Jika benar begitu, aku yakin, hidupmu yang ini akan lebih indah dari yang sebenarnya. Karena, mimpi akan selalu lebih indah dari kenyataannya" -Veara&Lucid . . . . . Semua kisah ini bermula dan berakhir di Bukit kunang-kunang, di mana 5 sekawan tersebut memberi dan menerima rahasia, tahu membedakan mimpi dan kenyataan, juga berpisah dan bertemu, setelah mengetahui kebenaran tempat tersebut. Apa sebenarnya yang terjadi? Apa 5 sekawan tersebut bisa mengetahui kebenarannya? Benarkah mereka akan dipisahkan selamanya, atau akan dipertemukan kembali? Kisah anak SD ini akan membuktikan jika realita tidak akan seindah mimpi. *Cerita ini bisa dibaca semua umur, kecuali umur 2 bulan ^_^ ( Ya gimana juga anak 2 bulan bisa membaca? =_=)
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Destiny ✓
  • ELGITA: Yang Tak Pernah Terucap (Revisi)
  • TIREYA
  • Luka Yang Selalu Datang (END & REVISI)
  • LANGIT JINGGA (TAMAT)
  • Nayara [ TERBIT ]
  • The Mystery Of Nusa Bangsa School
  • Hujan di Langit Aresta

Cerita ini bermula tepat pada saat kegiatan PKKMB di salah satu kampus yang ada di Indonesia. Di sinilah 6 orang dengan kisah berbeda-beda bertemu dan menjadi dekat satu sama lain. Saking eratnya, tak ada yang mampu masuk dalam lingkup pertemanan mereka. Mereka benar-benar menikmati setiap momen yang ada. Bercanda, bermain, senang dan sedih bersama. Melupakan kenyataan pahit tentang kehidupan mereka yang begitu menyakitkan. Saling menganggap sebagai rumah satu sama lain. Tempat mereka pulang, tempat mereka bercerita, tempat mereka mengadu dan tempat mereka berbagi kehangatan. Semua terlihat sempurna. Sampai pada akhirnya 2 pilar mereka menghilang untuk selamanya. Mereka yang tersisa kembali pada tempat awal mereka. Menyimpan setiap kenangan yang telah tercipta dalam memori masing-masing. Mencoba ikhlas pada kenyataan bahwa sesuatu yang terlihat sempurna tak akan bertahan lama. Semua akan menghilang pada waktunya. Mencoba ikhlas bahwa hari esok tak akan sama dengan hari-hari sebelumnya. Mencoba ikhlas bahwa semuanya tak akan lagi sama. Mencoba ikhlas bahwa momen kemarin tak akan bisa terulang kembali. Walau sesaat, namun semuanya begitu berarti. _________ Cover from pinterest

More details
WpActionLinkContent Guidelines