Bad girl

Bad girl

  • WpView
    Reads 23,181
  • WpVote
    Votes 1,489
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadComplete Sat, Apr 18, 2020
"perasaan gak bisa dibohongi tir,untuk apa kamu pertahanin abi kalo perasaan kamu saat ini tertuju ke nuca?". -keisya "aku gak mau nuca dijadikan penyebab putusnya aku sama abi,biarkan ini semua berjalan apa adanya kei" -tiara - "sam,aku emang pacaran sama biell.. tapi kamu harus percaya kalo aku sayang sama kamu. sayang sebagai sahabat sam" -ziva "udahlah ziv,percuma. satu hal yang perlu kamu tau, buang perasaan ini tu gak semudah membalikan telapak tangan" - "stop deketin aku kak,stop support aku,kamu gak akan tau rasanya dihujat sampai dibilang aku main pellet karena kamu deket sama aku" -lyodra "kenapa kamu harus dengerin omongan mereka?yang jalanin kita,bukan mereka ly" -ajilditto - "dia gak pernah support aku tir,bahkan dateng ke studio sekalipun gak pernah. aku tau dia artis tapi apa susahnya si nyempetin waktu buat aku?" -keisya "dia kan syuting kei,seharusnya kalian harus saling mengerti. walaupunnn fahmi gak dateng tapi dia tetep nonton kamu dari rumah kan? jangan pernah coba untuk mundur dari hubungan yang kalian bangun 3tahun" -tiara ••••••••••••••••••••••• -percakapan diatas sebagian dari konflik cerita aku ya guys -selamat membaca⚡
All Rights Reserved
#1
zivabiel
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Gamang
  • Androphobia [Compleceted]✔
  • Tentang Setelahnya |✔
  • Tanya Hati [ END ]
  • JERA (End)
  • Dinamika Ditengah Arus Waktu
  • GEMINTANG HATIKU
  • Shatter ✓
  • Couple Youtuber
  • Agreement
Gamang

"Jangan suka sama gue" Hening mengambang diantara kami berdua, membuat suasana semakin terasa menyesakan. "Maksud lo?" "Jangan suka sama gue Ris" "Lo temen gue, lo bahkan yang bikin gue berhasil dapetin cewe yang gue mau dari dulu. Jangan ngehancurin itu semua Ris. Tolong" Aku tergagap di tempat, bingung harus bereaksi apa. Tapi rasa panas di pelupuk mata tak bisa aku abaikan begitu saja. Sakit rasanya mendengar kata yang selalu aku bisikan di setiap hari nya. Harus aku dengar dari dia yang menjadi penyebab nya. Aku menarik nafas panjang, dan menghembuskan nya perlahan. Mencoba menghilangkan sesak yang seolah membakar. "Iya, lo tenang aja. Gue-" kembali, aku menarik nafas dan menghembuskan nya pelan "Gue gak akan ganggu hubungan kalian. Gue sadar, tugas gue cukup sampai bikin kalian jadian. Lo temen gue, Keira sahabat gue. Gue faham Lang. Maaf kalo perasaan gue bikin lo gak tenang" Kalimat itu aku ucapkan dengan lugas. Tak ada ragu dan seolah memang itu yang aku mau. Tapi tidak, tidak dengan keadaan hati ku yang terasa sendu. Sejak awal, harusnya mereka yang menjadi pemeran utama. Ilalang dan Keira. Di pertemukan untuk bersama. Bukan dengan ku, tokoh sampingan yang seharusnya tau batasan.

More details
WpActionLinkContent Guidelines