Story cover for 7 DETIK by Sukmaa_Akhwan
7 DETIK
  • WpView
    MGA BUMASA 44
  • WpVote
    Mga Boto 5
  • WpPart
    Mga Parte 2
  • WpView
    MGA BUMASA 44
  • WpVote
    Mga Boto 5
  • WpPart
    Mga Parte 2
Ongoing, Unang na-publish Mar 08, 2020
Hanya perlu 7 detik untuk jatuh cinta. Detik pertama, mengamati siluet keseluruhannya. Kedua, menatap matanya. Ketiga, lihat ekspresi wajahnya. Keempat, cek senyumnya, atau kalau tidak ya, bentuk bibirnya. Kelima, lihat gayanya bergerak. Keenam, cek apa ada getaran yang melanda perut kemudian dada, menandakan diri lo tertarik. Ketujuh, yang paling penting, kontak mata, seolah meyakini bahwa pertemuan ini tak terelakkan dan memang direncanakan oleh Takdir.

_Omo
All Rights Reserved
Sign up to add 7 DETIK to your library and receive updates
o
#184diam
Mga Alituntunin ng Nilalaman
Magugustuhan mo rin ang
Jasmine Blooms Between Us ni Amenoelleyu
11 parte Ongoing
"Cinta yang tulus dan suci itu seperti apa?" Selama delapan tahun, Mei Zhenzu terus menanyakan hal yang sama pada dirinya sendiri, namun tak pernah menemukan jawaban yang dapat memuaskan hatinya. Setelah putus dari Liang Chengwei, mantan pacarnya di usia 20 tahun, Zhenzu menutup hatinya rapat-rapat. Sejak saat itu, dia tak lagi membuka diri untuk cinta, seolah-olah menyegel dirinya dalam ketidakpercayaan akan cinta yang benar-benar tulus. Bahkan, dia pernah berkata kepada orang tuanya bahwa mungkin dia tidak akan menikah seumur hidupnya. Hari-harinya dihabiskan dengan mengurus toko bunga kecilnya, merawat tanaman-tanaman yang mekar dengan harum lembut. Namun, di antara bunga-bunga itu. Baginya, melati adalah simbol kesucian dan ketulusan-sesuatu yang indah, tetapi terasa semakin jauh dari jangkauannya. Dalam lubuk hatinya, dia masih menyimpan secercah harapan, tetapi satu kesalahan di masa lalu membuatnya merasa tak lagi pantas untuk mencintai atau dicintai. Namun, harapan itu mulai bersemi kembali. De Zhouxin, seorang programmer game sekaligus CEO perusahaan yang tengah naik daun, bertemu dengannya dan bertanya,"Saya De Zhouxin... Apa kamu masih mengingat saya?" Zhenzu terdiam. Nama itu terasa tidak asing di telinganya, tetapi ketika dia menggali ingatan masa lalu, perlahan semuanya menjadi jelas. De Zhouxin-teman SMP yang satu kelas dengannya juga teman satu SMA-nya. Perlahan, hubungan mereka mulai bertumbuh. Namun, tidak semudah itu bagi Zhouxin untuk meruntuhkan benteng yang telah Zhenzu bangun selama bertahun-tahun. Ada banyak rintangan dan ketakutan yang harus mereka hadapi. Namun, seperti melati yang mekar dengan keharuman lembutnya, cinta yang tulus dan suci pun mulai tumbuh di antara mereka. Baik Zhenzu maupun Zhouxin, mereka berdua berharap... Ini adalah cinta yang sungguh. " Cinta begitu suci, seperti Bunga Melati yang tumbuh dengan sabar."
[LS1] RAINEESME (Completed) ni LStories_
48 parte Kumpleto
Aku lupa sudah beberapa aku jatuh bersama angin yang kuat, bahkan hingga petir menyambar. Apa mungkin aku diciptakan sendiri? Kenapa Tuhan menghapus sedikit demi sedikit kebahagianku? Kenapa Tuhan tak menghilangkan rasaku saja, rasa yang selalu orang anggap manis namun ternyata beda apa yang aku rasakan, terlalu pahit. Rasa Cinta Terkadang rasa cinta tidak perlu alasan, kenapa rasa ingin meninggalkan begitu harus memiliki alasan aku tidak tahu jalan cerita cinta ini, cinta bagaikan teka-teki yang sulit untukku mengerti. Bagaimana aku bisa melihat dua orang yang benar-benar aku sayangi begitu menepati janjinya, janji untuk menjadi pawangku. Disaat badai itu datang dia benar-benar ada, jika yang disamping melukai yang belakang menguatkanku. Yang di belakang melukai yang disamping menguatkanku. Aku benar-benar bingung untuk melakukan apa, disaat seperti ini aku benar-benar tidak tahu yang harus aku lakukan. Aku melamun di jendela kamar melihat dua pohon yang setiap hari semakin tinggi. Pohon yang penuh kenangan. Ragaku disini tapi tidak dengan pikirkanku. Aku memikirkan kejadian yang mana dua pawangku berkelahi. Aku benar-benar ingin melerainya saat itu tapi niat aku urungkan karena orang-orang yang mencintai mereka berada tepat di sampingku, Aku begitu khawatir saat mereka adu jotos, aku tidak tahu yang di permasalahan apa. Aku ingin bercerita, bahwa aku pernah kehilangan lelaki yang aku pertahankan hingga beberapa tahun lamanya. Aku juga kehilangan satu nyawa laki-laki yang menjadi pawangku. Dan apa itu tidak cukup? Dan semua telah berubah semenjak hari itu, hari dimanakah semua hilang terbawa derasnya hujan. Aku ingin kembali seperti semula, berharap ada seseorang yang mengubahku tanpa pamrih. Aku sangat berharap. -Rainee Wijaya-
Magugustuhan mo rin ang
Slide 1 of 9
Renjana : Arutala Dirgantara [Completed] cover
Lima Langkah  cover
Senja merindu fajar cover
My Memories cover
Rasa Yang Terhalang ( Terbit) Versi Novel lengkap cover
Jasmine Blooms Between Us cover
Sejauh 260 km cover
[LS1] RAINEESME (Completed) cover
Mencintaimu Dalam Diam     (On Going) cover

Renjana : Arutala Dirgantara [Completed]

73 parte Kumpleto

TERSEDIA JUGA DI GOODNOVEL DENGAN JUDUL MUNAJAT PERAWAN TUA "Untuk apa kamu cemas? Apa putrimu terlibat masalah?,"tanyaku. "Apa aku harus mengatakan dengan jelas? Apa menurutmu sekalipun kamu tidak peduli dengan sekitar tidak akan ada yang peduli denganmu?,"tanya Dirga membuatku mengambil tangannya. "Terima kasih sudah membantu. Aku berhutang budi padamu,"ucapku enggan berkilah. "Jangan mengatakan hutang budi, jika kamu tidak mau membayar,"ucap Dirga. "Kalau begitu katakan. Apa yang bisa ku lakukan untuk membayarnya?,"tanyaku. "Menikahlah dengan ku,"ucap Dirga membuatku melepaskan tangannya. "Apa kamu sudah gila? Kamu pria yang sudah menikah, Dirga. Kamu terlalu jauh,"ucapku memalingkan wajah. "Tapi aku duda,"skak Dirga membuat wajahku pucat seketika. -&- Setiap knot kecepatan melaju menembus Cakrawala, sejauh itu cinta yang ku tinggalkan di setiap jejak awan. Saat roda-roda pesawat tidak lagi menapak di ujung landasan, tersisa lah keikhlasan menerima semua takdir. Berpangku pada bait ayat Allah yang terus terlantun merdu. Tingginya langit yang bisa ku tembus tidak membuatku sedekat sujud di penghujung sajadah. Jika serdadu hanya bisa mematahkan senapan di ujung pertempuran dan cendekiawan yang saling beradu argumen di atas meja mematahkan kebingungan. Lantas apakah tidak mungkin meminta Pencipta ku mematahkan takdir yang menjerat? Update seminggu 2 kali😁