Liturgi Rasa

Liturgi Rasa

  • WpView
    Reads 2,216
  • WpVote
    Votes 81
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Mar 9, 2026
Liturgi Rasa adalah prosa kontemplatif yang menelusuri kedalaman batin manusia melalui rangkaian refleksi tentang cinta, rindu, kehilangan, doa, dan sunyi. Fragmen-fragmen perenungan Liturgi Rasa memandang kehidupan sebagai perjalanan sunyi yang dijalani manusia di antara kata-kata, ingatan, dan harapan. Di dalam perjalanan itu, manusia kerap berhadapan dengan kenyataan bahwa tidak semua perasaan dapat dijelaskan, tidak semua rindu menemukan pulangnya, dan tidak semua doa memiliki jawaban yang segera. Namun justru dalam ruang-ruang sunyi itulah batin perlahan belajar memahami dirinya sendiri. Secara tematik, prosa ini menjadi semacam "liturgi" sebuah perenungan sunyi yang merayakan keberadaan rasa sebagai bagian paling mendasar dari pengalaman manusia.
All Rights Reserved
#152
bait
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Mati Lebih Lama, Hidup Selamanya
  • SajakSesak [Arief Aumar]
  • Evolusi Kata
  • Hikayat : Tetes Embun Jatuh di atas Sajadah (Book)
  • Sekumpulan Sajak yang Berkisah
  • Diksi Dalam Sepi
  • ROMANSA KATA
  • Rustic Jam [END]
  • Filosofi Semesta (COMPLETE)
  • KITA
  • Jatuh Cinta itu Luka
  • KIARA [End]
  • [✅] WITH YOU
  • Ruang Hampa || Quotes ||
  • Surat Cinta untuk Diriku Sendiri
  • SajakSesak 2 [Arief Aumar]
  • ALTAR RASA | END ✓ |
  • Hurt Inside
  • Luka Lara Luna || END
  • BAPER {SELESAI}

Rangkaian puisi dari isi hati Diantara aku dan dunia Tempat selayaknya berada, meski hanya sekedar singgah Dan aku ingin mati lebih lama, Juga hidup selamanya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines