Liturgi Rasa

Liturgi Rasa

  • WpView
    Reads 2,218
  • WpVote
    Votes 81
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Mar 9, 2026
Liturgi Rasa adalah prosa kontemplatif yang menelusuri kedalaman batin manusia melalui rangkaian refleksi tentang cinta, rindu, kehilangan, doa, dan sunyi. Fragmen-fragmen perenungan Liturgi Rasa memandang kehidupan sebagai perjalanan sunyi yang dijalani manusia di antara kata-kata, ingatan, dan harapan. Di dalam perjalanan itu, manusia kerap berhadapan dengan kenyataan bahwa tidak semua perasaan dapat dijelaskan, tidak semua rindu menemukan pulangnya, dan tidak semua doa memiliki jawaban yang segera. Namun justru dalam ruang-ruang sunyi itulah batin perlahan belajar memahami dirinya sendiri. Secara tematik, prosa ini menjadi semacam "liturgi" sebuah perenungan sunyi yang merayakan keberadaan rasa sebagai bagian paling mendasar dari pengalaman manusia.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Hurt Inside
  • Diksi Dalam Sepi
  • SajakSesak [Arief Aumar]
  • WITH YOU | END
  • ROMANSA KATA
  • ALTAR RASA | END ✓ |
  • Ruang Hampa || Quotes ||
  • Mati Lebih Lama, Hidup Selamanya
  • Hikayat : Tetes Embun Jatuh di atas Sajadah (Book)

Ini semua merupakan kumpulan kata-kata yang terinspirasi dari berbagai kisah yang dialami atau yang terceritakan oleh orang lain. Kumpulan kalimat yang tertumpahkan ke dalam tulisan dikala sakit menyesakkan hati. Terkadang berbentuk puisi yang kata-katanya memiliki banyak makna. Hanya bentuk pelampiasan atas rasa sakit yang didapatkan dari manusia jahat di luar sana.

More details
WpActionLinkContent Guidelines