perjuangan sebuah cinta

perjuangan sebuah cinta

  • WpView
    Reads 62
  • WpVote
    Votes 8
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Mar 16, 2020
Pacaran selama 6 tahun meyakinkan orang tua nya Jaka dan Rini mereka pasti bakalan sampai ke pernikahan "Ooh jadi gini kamu cara kamu menghargai perjuangan aku selama ini." ( Menghampiri dan berusaha bersikap tenang ) "Bukan.... Kamu salah paham, aku bisa jelasin." ( Kaget dan berusaha menjelaskan yg sebenarnya ) "Udh... Cukup... gak ada yg perlu kamu jelasin saat ini." ( pergi dan berjalan menuju kendaraan nya ) "Tungguin aku... Aku ikut kamu." ( Berlari menghampiri sang cowok ) "Mau apa lagi sih, semuanya udah jelas, jadi jangan ikuti aku." ( Berbicara dengan nada tinggi dan mendorong si cewek ) Sang cewek tersebut pun berjalan ke tempat duduk nya kembali sembari menangis di sepanjang perjalanannya menuju tempat duduk .................................................................
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • SAYANG
  • Suamiku Amnesia (REPOST)
  • Ghost And Love || Park Jisung and Ningning aespa
  • HE IS MY MINE!
  • Badboyku Imamku
  • VAREN: Imperfect Husband
  • Serpihan Luka
  • Yes, I Will
SAYANG

"AAAAAAA," teriak ibu-ibu. "Apa itu hyung?" tanya Liya. Hyung bergegas menghampiri jeritan tadi, dan ternyata ada mayat yang sudah terlntar diatas aspal. "Permisi," ucap Liya. "Tolong panggil ambulan," teriak hyung. Liya menghubungi perawat Kio dan langsung bergegas kelokasi korban. dirumah sakit "Itu mamah aku hyung," ucap Liya. Hyung terdiam karena tau itu mamahnya, Liya lemas dan duduk, Liya mengeluarkan air mata perlahan-lahan, hyung pun memeluk Liya yang sedang sedih peninggalan Rinda. "Dokter Xim ini ada kertas dari kantong korban," ucap perawat Kio. Perawat Kio memeluk Liya karena Liya masih menangis sesak, hyung melihat isi tulisan dikantong korban, dan ternyata tulisn itu untuk Liya. "Liya, baca ini" ucap hyung. tulisan "Sayang Liya, maafin mamah, mamah ingin memberi kamu surat ini mama baru sadar, mamah sudah berlebihan, mamah punya pacar saat mamah belum menikah, dan saat orang tua mamah menjodohkan mamah dengan tetangga, nah jadilah papah kamu, mamah sama papah suka berantem karena mamah selalu ketahuan kalau mamah punya pacar, papah kamu bilang mamah selingkuh dan memukuli mamah, mamah tau mamah salah dan sekarang papah kamu bukan meninggal tetpi papah kamu pergi menghilang gak tau kemana, pacar mamah sangat tidak suka sama Liya jadi berhati-hatilah dengan Andi, dia namanya andi, tolong dokter Xim saya minta tolong jaga Liya jangan sampai Liya disentuh oleh Andi. Dari mamah/Rinda." Liya saat membaca tulisan itu Liya malah nangis kejar dan memukuli dadanya, tetapi hyung menahan tangan Liya untuk berhenti memukuli dadanya. "Lepasin hyung," ucap Liya. "Kamu boleh nangis tapi jangan menyiksa diri kamu, ini bukan salah kamu dan kamu jangan memukuli dada kamu yang gak bersalah," ucap hyung. Hyung memeluk Liya dan menenangkan Liya, dari kejauhan perawat Ani melihat Liya dan hyung berpelukan, Ani sangat tidak suka hyung dekat dengan cewek lain kecuali dia. "Gua akan membuat lu nyesal Liya," ucap perawt Ani.

More details
WpActionLinkContent Guidelines