ma'mum ustadz (On Going)

ma'mum ustadz (On Going)

  • WpView
    Reads 2,564
  • WpVote
    Votes 142
  • WpPart
    Parts 12
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, May 6, 2020
Riuhnya doa membawa pesan pada maha kuasa,menyelipkan nama yang selalu di idahkan dalam sujud malam. Namun ketika Allah sang maha pemilik takdir tidak percaya dengan kita untuk memutuskan dia,maka segala doa ternyata tertuju pada yang lain. "Aku akan menikah dengan ustad tegar"suara lembut yang selalu malik indahkan kini dengan terang terangan mengatakan akan menikah dengan lelaki yang juga mencintai tifa. "Pergilah jangan temui saya lagi"sinis malik dengan tajam,tifa hanya meninggalkan senyum manis nya lalu pergi,pergi meninggalkan malik. 'Kamu pergi dengan membawa hati namun juga menutup mata hati' _______ @KIM_ikrimah
All Rights Reserved
#4
anauhibbuka
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • HENING QADAR
  • Masya Allah Zaujati || Cinta Dalam Doa [ END ]
  • MengenggamMu Dalam Ketaatan [TAHAP REVISI]
  • My Teacher is My Husband
  • Ternyata Kamulah Lauhul Mahfudz Ku
  • Istiqomah Cinta
  • Meraih Surga Bersamamu [SELESAI]
  • Astagfirullah, Husband! [RE-UPLOAD]
  • Feeling Perfect
  • Its Just A Matter Of Time

Mereka tak bertemu karena takdir yang sembarangan. Ada doa yang diselipkan diam-diam dalam tahajud, ada nama yang dijaga dalam sujud panjang. Fattah memilih dalam diam. Aleya menerima dengan tenang. Tapi pernikahan bukan sekadar akad dan senyum tamu undangan. Ada malam-malam sunyi, ada rahasia yang tak bisa dibagi, dan ada tubuh yang terus melemah, meski bibir tetap berkata, "Aku baik-baik saja." Dan di tengah semua itu, cinta mereka diuji-bukan oleh keraguan, tapi oleh waktu, dan takdir yang tak bisa ditawar.

More details
WpActionLinkContent Guidelines