Lorong sekolah

Lorong sekolah

  • WpView
    Reads 324
  • WpVote
    Votes 54
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Mar 20, 2020
Lorong sekolah. Kau masih saja diam, walau tampak lelah. Kau tak bersuara, meski bosan. Kau bisu. Kau hanya menyaksikan. Tapi kau selalu merasakan semua cerita yang pernah mereka lakukan di dekatmu. Di satu sisi kau hanya lorong. Kau tak akan mengerti bagaimana cara mencari solusi. Kau tak akan pernah mengerti tentang bagaimana memberi sebuah titik terang. Kau tak bergerak. Kau tak berpindah. •••• Kisah antara siswi dan gurunya. Billie, siswi kelas sebelas IPA 4 dan pak Zein, guru fisika kelas sebelas. Sejak awal, Billie masuk di sekolah ini. Gadis itu sudah mencuri-curi pandangan dari pak Zein. Benar saja, dia guru muda. Tetapi hati Billie telah tergantikan pak Zein dengan Rizky. Follow @thallbae_
All Rights Reserved
#120
reading
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Ex or New? [REVISI]
  • NOISY SOUL [Ongoing]
  • Together ✓[COMPLETED]
  • SUARA BIA (TAMAT)
  • Sweet Combat
  • RARA [END]
  • Cuaca
  • Forever Friends ( End )
  • So Long, High School
  • Annoying Senior's[COMPLETED]

Ubur-ubur ikan lele, mampir dulu lee.. Apa rasanya saat seseorang yang dulu kamu anggap segalanya, perlahan berubah jadi orang asing? Alea tahu rasanya ditinggalkan tanpa penjelasan. Dikhianati oleh diam yang menyakitkan. Saat Zayn, laki-laki yang pernah ia percaya akan jadi akhir ceritanya, memilih pergi tanpa kata pamit, Alea belajar cara menyembuhkan luka sendiri. Namun hidup selalu punya kejutan. Saat semua tentang masa lalu perlahan ia kubur, muncul seseorang yang tak pernah ia duga. Alegra. Dingin, menyebalkan, tapi... perlahan jadi tempat Alea berlabuh. Tapi bagaimana jika bayang-bayang masa lalu belum benar-benar selesai? Saat Alea harus memilih, antara bertahan pada kenangan, atau membuka hati untuk seseorang yang baru. Kadang, pertanyaan terbesar bukan tentang siapa yang datang, tapi siapa yang layak untuk tetap tinggal. Alegra memasukan tangannya ke dalam saku hoodie-nya. "Udah cukup ngobrolnya. Nanti kita ketemu lagi." Alea mendengus. "Siapa yang bilang kita bakal ketemu lagi?" Alegra menyeringai. "Takdir." Jangan lupa vote, komen, and follow juga akunnya. See you..

More details
WpActionLinkContent Guidelines