My Beloved Baby Doll

My Beloved Baby Doll

  • WpView
    Reads 41,237
  • WpVote
    Votes 599
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, May 4, 2021
Badanku semakin lemas, pikiranku kacau. Oh Tuhan!! kumohon selamatkan aku dari iblis ini disela tengah kesadaran yang semakin menipis akupun masih mencoba untuk terus berdoa berharap siapapun itu aku akan sangat berterima kasih bila ada yang sanggup membebaskanku dari iblis ini, tapi entah bagaimana iblis ini tau apa yang kucoba pikirkan. "Tidak ada yang bisa membantumu lagi baby, kau sungguh tau kekuasaan seorang Alex bukan! kau sungguh kelinciku yang sangat nakal. Ini adalah kali terakhir aku membiarkanmu lolos baby, untuk selanjutnya..." "....kupastikan penjara istanaku akan menjadi tempat mu selamanya, itu janjiku sayang! dan sekarang tidurlah manis" disertai kecupan lembut di pelipisku dia menggendongku. Dengan tertutupnya mataku, aku tau bahwa ini menjadi tanda akhir dari masa kebebasanku.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Queen And Her Devil Boy {Completed)
  • WILD & HOT
  • Bound by Vows, Forged by Fate [On Going]
  • ENIGMA
  • Forbidden Love [Completed]
  • JASON ALEXA
  • My Perfect BASTARD
  • I Win You (21+)

Cleo, si 'Ratu' kejam, tidak ada yang mampu menaklukannya. Baginya semua pria kecuali yang berguna baginya adalah kuman yang mengotori jalannya. Bahkan ayahnya pun, ia buat kalah dan menangis pada permainan yang ayahnya atur sendiri. Gadis bar bar yang tidak percaya cinta sampai Zealan, si bocah iblis masuk ke dalam hidupnya lagi dan menariknya dalam perjalanan roller coaster yang melelahkan, namun selalu membuat Cleo penasaran dan tidak bisa menolak. Cleo yang akhirnya mulai tergerak harus menelan pill pahit saat menemukan fakta kenapa zealan mengejarnya. ~🖤~ Kamu... sedikit manipulatif." Cleo memilih kalimatnya dengan hati-hati. Bukannya mengelak atau tersinggung, Zealan malah tersenyum. "Kenapa kakak bisa punya pikiran kaya gitu?" "Karena kamu buat aku berpikir kalau kamu.... Menyukaiku. Cleo hanya bisa menyelesaikan kalimatnya di dalam hati. "Aku apa?" Tanya Zealan dengan nada tenang namun matanya tidak bisa menutupi antusias yang ia rasakan. "Kamu bocah iblis!" Kata Cleo dengan geram. Raut wajah Zealan meredup dengan jawaban asal Cleo. Jelas dia menginginkan jawaban lain dari Cleo. "Bagaimana jika, apa yang kamu pikir itu benar? Apa yang kamu pikirkan tentang aku ke kamu itu benar?" Bisik Zealan di telinga Cleo. "Apa yang akan kamu lakukan, Cleopatra?" ~🖤~ "Kau membuktikan sesuatu padaku. Bahkan ada orang yang bisa lebih brengsek darinya." Suara Cleo bergetar. "Aku membencimu!" Kata Cleo sambil menggretakkan gigi saking geramnya. Satu tetes air mata Cleo mengalir dipipinya. "Lebih dari aku membencinya! Jangan pernah muncul dihadapanku lagi!"

More details
WpActionLinkContent Guidelines