FEAR FAIRY [On Going]

FEAR FAIRY [On Going]

  • WpView
    Reads 4,126
  • WpVote
    Votes 697
  • WpPart
    Parts 15
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Aug 6, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
Aku hanya ingin menghilangkan rasa takut dari trauma masa laluku yang kelam. Tapi kenapa ketakutan itu justru malah terus memenuhi mimpi-mimpi dalam tidurku? Aku hanya ingin membuat hubungan Ardian dan Gisella membaik karena mereka sahabatku. Tapi kenapa malah aku yang dituduh merebut Ardian dari sisinya? Aku hanya ingin menuntut hakku sebagai pewaris tunggal keluarga Zachary. Tapi kenapa malah orang-orang terdekatku harus mati ditangan orang kepercayaan keluargaku hanya karena aku meminta apa yang seharusnya memang menjadi milikku? Mengapa semua hal yang aku inginkan justru berbalik menyerangku? Apa yang salah denganku? ~Pradipta Adara Zachary
All Rights Reserved
#619
mistery
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Memories in Moon
  • DELORA ✓
  • Secangkir Teh
  •  HAZELA
  • Verronica (COMPLETED)
  • Miracle of Survival [END]
  • DIFFERENT TWINS [ END ]
  • THE DARK SIDE OF A FRIEND'S FAMILY
  • Strong Girl Michella (END)
  • Sefrekuensi {ON GOING}

Gadis ini menundukkan kepala membiarkan kucuran air membelai surainya. Hujan terus menggiringku untuk bermimpi, takala ia terus menyusuri tubuhku dari rambut, hingga ujung kaki. Aku hanya diam, air ini sedikit membuat ku tenang. Aku takut, aku gelisah. Aku ingin berteriak memaki keadaan. Memaki diriku. Hujan, akan kah dirimu marah jika ku maki dengan isak ku? Akankah dirimu menerima rasa takut ku? Trauma ku? Semua kegelisahan ku? Rasa tidak percaya ku akan diri ku sendiri? Adakah yang bisa menerimaku? Bulan, jika kau jadi aku, akankah tetap setegar dirimu? Apakah hujan adalah wujud kekecewaan mu pada diri sendiri? Apakah awan yang menutupi mu adalah caramu untuk menghilang? Akankah menghilang adalah wujud lelah mu? Bersembunyi dibalik awan, apakah itu bentuk ketakutan mu seperti aku takut menghadapi kenyataan? Boleh aku jadi dirimu? Jarang di lihat mata, di nanti sebelum purnama namun di sukai saat sempurna. Bulan, pernah kah kau takut akan cacian manusia yang begitu kejam? Bahkan, bintang yang dapat kau gapai bisa saja mencela mu. Rambu dari mereka selalu menusuk nurani. Hilang akal ku, hilang kepercayaan ku. Masih normalkah jika ku bilang ingin menghilang? Masih terimakah kau jika ku bilang mereka harus lenyap?

More details
WpActionLinkContent Guidelines