Ella mencari pelarian untuk menghibur dirinya yang berada di ambang kesepian, gadis itu memulai hidupnya di usia dua puluh sembilan tahun dengan menanam beberapa bunga. Ia yang mengira tak memiliki tangan dewi sri itu ternyata berhasil menumbuhkan bunga-bunga yang ia rawat dengan baik. Hingga akhirnya ia memutuskan untuk mempelajari tentang bunga. Satu tahun berlalu, di usianya yang ke tiga puluh, gadis itu memutuskan untuk membuka toko bunga yang tak jauh dari rumahnya dan juga berada di lokasi yang strategis. Namun, siapa sangka niat hati membuka toko untuk melanjutkan hidupnya yang kesepian. Ella malah membuka hati untuk seseorang yang pernah menolongnya satu tahun yang lalu, disaat ia hampir pingsan di tempat keramaian.
More details