Ayah Adalah Lilin

Ayah Adalah Lilin

  • WpView
    Reads 29
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Mar 10, 2020
Dae, laki-laki paruh baya yang adalah Ayah dari Hasan, Alif, Hani, Yati, Rahmi, dan Fathur. Dae adalah seorang Ayah yang bertanggungjawab. Di tengah keterbatasan ekonomi, ia tetap menginginkan agar keenam anaknya tetap bersekolah. Untuk memenuhi kebutuhan makan sehari-hari serta biaya sekolah anak-anaknya, Dae bekerja banting tulang. Menjadi buruh tani. Penjaga sarang burung walet. Penggembala ternak. Apa saja. Prinsipnya pekerjaan itu halal dan ia mendapatkan uang darinya. Namun, banyak rintangan dan cobaan hidup yang ia alami dan jalani dalam memperjuangkan anak-anaknya. Mampukah Dae membiayai sekolah anak-anaknya? Bagaimana perjuangannya menghadapi segala rintangan hidup? Ataukah ia akan menjelma lilin? Membakar dirinya sendiri untuk memberi terang pada orang-orang yang disayanginya? Ayah adalah Lilin. Selamat membaca.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Second Wedding  [SELESAI]
  • Tuhan Mengapa
  • Cinta Tersembunyi-Tamat
  • RAMMA LAURENT (END): GAJE
  • Letter From Father
  • Cinta papa sahabat ku
  • LILYNN: Dia Hillary - End
  • ALGHAFIR [TAMAT]
  • Alinka's Story! [Completo]
  • Perjuangan Galathe ( Dalam Tahap REVISI )

[PART MASIH LENGKAP] *** Menurut Salsha, hal yang paling berharga setelah dia kehilangan harta, warisan, atau bahkan orang tuanya adalah Nia. Adik semata wayang dan juga keluarga satu-satunya yang dia miliki. Saat usianya 20, kehidupannya jungkir balik sejak kedua orangtuanya meninggal bersama 200 penumpang pesawat lainnya. Harta, rumah, dan semua warisan yang ditinggalkan orangtuanya diambil alih oleh pamannya tanpa membagi secuilpun. Salsha dan Nia dibuang. Namun semua itu bukanlah masalah karena setelah beberapa tahun kemudian, Salsha berhasil menata hidupnya kembali. Sampai ... Dokter menjatuhkan vonis kepada Nia. Dunianya yang mulai rapi runtuh seketika, keuangan yang mulai membaik langsung menipis untuk biaya pengobatan juga kemoterapi. Lalu, di saat semuanya serba membingungkan, di saat Salsha tidak tahu lagi cara mencari uang untuk pengobatan adiknya karena gajinya di perusahaan pun belum tentu cukup, apa yang harus dia lakukan? Menerima tawaran gila sahabatnya? ***

More details
WpActionLinkContent Guidelines