Do You Still Love Me?

Do You Still Love Me?

  • WpView
    LECTURES 7
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Chapitres 1
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication ven., avr. 17, 2020
Sinopsis : Dimas tak sengaja bertemu lagi dengan Mia setelah sekian lamanya.Akan tetapi sifat Mia berubah,yang membuat Dimas merasa bersalah."Mungkin ini semua salahku..dan mungkin juga ini adalah hukuman untukku,karena aku telah menyakitimu Mia..aku sangat menyesal.." "Aku tahu kau tak ingin bertemu denganku,aku tahu kamu kecewa..aku tahu itu..tapi aku ingin bertanya satu hal padamu,Do you still love me?" Langit biru yang ditemani terangnya sinar mentari,matahari yang jauh di sana menyinari langit dan buminya..Seperti kamu yang menyinari hari-hariku..
Tous Droits Réservés
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • Erlangga
  • LANGIT [OPEN PRE-ORDER]
  • Jejak Rasa [TAMAT]
  • MOONBOUND: The Alpha's Mate
  • The Way You Looked at Me
  • Diam
  • SHINKAI
  • My Perfect Senior [Completed]
Erlangga

Erlang selalu berpikir bahwa cinta adalah sesuatu yang bisa ia genggam erat. Bahwa ketika dua orang saling mencintai, mereka akan tetap bertahan, apa pun yang terjadi. Tapi nyatanya, itu hanya keyakinan naif yang perlahan hancur di hadapannya. Pacarnya pergi karena dia sudah menemukan yang baru. Semua janji, semua rencana masa depan, semuanya runtuh dalam sekejap. Erlang hanya bisa menatap kepergiannya, bertanya dalam hati, "Apa aku kurang baik?" Belum juga ia berdamai dengan kehilangan itu, takdir menamparnya lebih keras. Sahabatnya, satu-satunya orang yang mengerti dia tanpa banyak bicara, pergi-bukan karena memilih, tapi karena kehidupan memutuskan demikian. Kali ini, kepergian itu benar-benar untuk selamanya. Tidak ada kesempatan untuk meminta maaf, tidak ada lagi tawa yang bisa dibagi. Ditinggalkan oleh orang yang ia cintai, kehilangan orang yang selalu ada untuknya-Erlang berpikir, mungkinkah ia memang ditakdirkan untuk sendiri? Namun, di tengah kehancurannya, ada satu orang yang tetap di sisinya. Seseorang yang tak banyak bicara, tapi selalu tahu kapan harus mendengar. Sahabat yang tidak pernah menjanjikan apa pun, tapi selalu ada tanpa diminta. Dan dari sana, tanpa Erlang sadari, luka yang ia pikir tak akan sembuh perlahan mulai menemukan cahaya. Cinta yang ia kira sudah mati, ternyata masih punya kesempatan untuk hidup kembali. Apakah Erlang siap membuka hatinya lagi? Atau masa lalu akan terus menghantuinya?

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives de Contenu