Harapan dalam Kenangan

Harapan dalam Kenangan

  • WpView
    Reads 121
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Dec 1, 2020
"Aku menyukai hujan. Sekalinya jatuh, ia membuat orang-orang dibawahnya bahagia bagi yang juga menyukainya. Tapi sayang, karena langit yang kutatap ternyata sedang menangis. Memalukan sekali jika aku harus bahagia dibawahnya. Berhentilah membuat luka, kadang kala hati perlu istirahat dari kecewa. Bahkan jika sebab lukamu adalah dia, bukan menjadi alasan, kamu harus tetap bahagia." -sr
All Rights Reserved
#13
mariberkarya
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • CERPEN (END)
  • Yang Pernah Patah
  • ELZEAN [On Going]
  • mr.bean Ibrahim  End|
  • BAM || Betapa Aku Mencintaimu (End)
  • Takdir (Bukan) Pilihan
  • Setelah Langit Berbisik
  • Ada cinta dibalik hujan turun

Pernah gak sih kamu suka sama seseorang tapi hanya sebatas rasa dan gak pernah bisa mengungkapkannya, mungkin ajah kamu takut tapi sebenarnya juga malu jika harus berhadapan langsung sama orang yang kamu sukai jadinya kamu cuma berusaha buat nutupin perasaan kamu dan sekedar diam dan canggung atau awkward jika berhadapan sama orang yang kamu sukai alhasil kamu jadi terlihat seperti orang absurd dan aneh diharapkannya. Aku adalah puisi bersyair harapan, bersajak rindu, serta berbaiat kenangan dan masa lalu, mencoba melupa namun tak kuasa, hanya dapat menggenggam kenangan dan masa lalu dalam harapan rindu yang ingin ku ubah menjadi kenyataan. Namun aku sadar masa lalu tetaplah sebuah masa lalu, tak perlulah berharap banyak padanya jikapun nantinya dia kembali datang kisahnya jelas sudah tak sama. Lantas kenapa hati ini tak ingin berhenti berharap, padahal ia sendiri tahu bahwa masa lalu telah meninggalkannya. Dan yang meninggalkan semestinya tak untuk dikejar bukan?. Bukan kisah Romeo dan Juliet yang kisahnya apik tertulis dan juga di filmkan, bukan pula tentang Rama dan Shinta yang termasyhur. Bukan orang kaya, cuma orang biasa, bukan penulis tapi hanya seseorang yang ingin meluapkan setiap perasaan lewat bait kata-kata dan juga goresan tinta yang tertulis bersama hati dan juga perasaan. ***

More details
WpActionLinkContent Guidelines