Astral dan Penjuru Mata Angin

Astral dan Penjuru Mata Angin

  • WpView
    LECTURES 208
  • WpVote
    Votes 15
  • WpPart
    Chapitres 6
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication lun., janv. 25, 2021
Tiara membawa buku hitam tanpa sepengetahuan sahabatnya. Anjani harus menerima konsekuensi bahwa dia adalah seorang Sumoner. Anisa dan Anas pun harus ikut terseret kedalam lembah dunia bawah. Mampu kah mereka mengembalikan keseimbangan alam akibat teror para Warlock. * Cerita ini merupakan kelanjutan dari Bab Astral dan Pentagram Sihir* **Bagi yang belum baca Bab Astral dan Pentagram Sihir bisa mampir di pesan saya, karena Bab nya diakun yang lama. Terima kasih.
Tous Droits Réservés
#1
hororfantasi
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • TIREYA
  • Teror Leak (Selesai✔)
  •  a girl's secret
  • Queen Mafia & Demon
  • Alluring Secret [END]
  • Behind the Chill of the Night Wind (HIATUS)
  • Cross the Line (𝐁𝐞 𝐘𝐨𝐮𝐫 𝐌𝐨𝐧𝐬𝐭𝐞𝐫)
  • SEWU DINO (1000 HARI)
  • ANYAK
TIREYA

JANGAN LUPA FOLLOW AUTHOR SEBELUM MEMBACA. OK Leee~... Up tidak menentu, pantengin aja. Jangan lupa masukkan dalam perpustakaan mu agar dapat pemberitahuan ( ͡°⁄ ⁄ ͜⁄ ⁄ʖ⁄ ⁄ ͡°) HAPPY READING GUYS! "Jika aku bisa mengulang waktu, tidak akan aku mau mengenalmu. Tidak akan ku biarkan diriku tersakiti olehmu" -Tireya- Kisah tentang seorang wanita beranak 1 yang mengalami nasib sial, sampai ditinggalkan oleh suami dan anak perempuannya. Ciitttt... Brukk... "Arggh" Tubuh rapuh itu menabrak tembok rumah tetangga, lalu terjatuh di tanah. 'Seandainya aku tidak pernah mengenalnya... seandainya" *** "Akkhh" Seorang gadis kecil terbangun dari mimpi buruknya, dengan napas memburu. "Apa? Aku hanya mimpi buruk?" "Tidak! Mimpi buruk tidak menyusutkan badan bukan? Apa aku masih berada di dunia mimpi? Ssstt, tapi cubitan ini terasa sakit. Jadi ini bukan mimpi?Aku kembali menjadi seorang anak kecil?" pekik anak itu sambil mencoba mencubit dirinya sendiri, lalu meringis karenanya. Ia melihat tampilan dirinya dari cermin. "Wah, ini gila. Tidak, aku rasa aku yang telah menjadi gila" *** Halo Readers ini adalah karya pertamaku, semoga kalian menyukainya ya. Salam Hangat : Lilac~

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives de Contenu