De Retour
  • WpView
    Reads 79
  • WpVote
    Votes 16
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Apr 3, 2020
Di siang terik itu mengapa kau pergi bersembunyi, walau itu demi mencegah perpisahan kita tapi tetap saja kau tak boleh membuat khawatir orangtuamu. Hati ini memang menolak untuk membantu mencarimu tapi aku harus percaya bahwa takdir akan mempersatukan kita kembali, semua tempat telah kususuri tapi tetap kau tak ada disana. Setelah kepala ini mengingat tempat yang pernah kita kunjungi bersama dan pikiranku tertuju pada tempat itu, tempat dimana para ikan menari-nari. "Kamu kok kesini, kamu dicariin bundamu loh." "Bunda ga sayang sama aku, dia hanya peduli sama karirnya." "Ayo kita kerumahku aja, disana kita bisa sembunyi." Walau aku tahu pasti berat kau pergi kesana, tapi maaf aku harus berkhianat padamu. Walau sedih akan datang menjajahku, tapi itu akan lebih baik daripada memisahkan seorang ibu dan anaknya. Walau aku akan berpisah padamu, tapi takdir pasti akan mengembalikan kau lagi disisi ini. Kalimat perpisahan penuh air mata pun terucap, semua memanglah salahku maka suatu saat nanti kau pantas menyalahkanku. ~ Story by Raihana
All Rights Reserved
#114
de
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Shena Aquella {SELESAI}.
  • WITHOUT ME [ON GOING]
  • Secangkir Teh
  • Benalu [Terbit]
  • hay mantan !!
  • SELESAI (Say Goodbye)
  • RINDU DI PENGHUJUNG SENJA
  • LOST MY BREATH (ON GOING)
  • Cahaya [COMPLETED]

•~•~•~•~•~•~•~•~~•~•~•~•~• "Ayah minta tolong ke Shena, pertimbangin permintaan Ayah kemaren." Paham akan maksud arah pembicaraan Zet, Shena masih diam. Menunggu Zet menyelesaikan ucapannya. "Kondisi Zoya semakin sering drop sekarang. Paling nggak kalau ada Zieldra di samping dia, Zoya jadi lebih semangat ngejalanin kehidupannya." "Tolong kabulin permintaan Ayah kali ini Shena, Ayah janji Ayah nggak akan minta apapun ke kamu setelah ini." Tidak seperti biasa Shena merespon permintaan Zet dengan senyum tulus kali ini, tanpa emosi, ataupun ujaran kebencian. "Ayah tenang aja, Shena bakal lepasin Zieldra kok, tapi nanti dulu ya Yah. Tolong kasih Shena waktu sebentar lagi." Raut binar kebahagiaan terlihat jelas diwajah Zet. Dirinya senang Shena mau berbesar hati merelakan orang yang dia sayang untuk Adiknya. "Kamu serius sayang?" "Iya Yah." "Tapi kasih Shena waktu. Shena juga nggak bakal lama disini. Tunggu Bunda ngejemput Shena dulu. Dan saat itu Zieldra bakal jadi milik Zoya sesuai dengan permintaan Ayah." jawab gadis itu tenang, tak lupa senyum tulus dia sunggingkan. ~•~•~•~•~•~•~•~•~• •~•Star 08/07/2022•~• •~•Finish 22/08/2022•~• ~•~•~•~•~•~•~•~•~•~•~• ⚠️follow dulu sebelum baca. ⚠️Murni karya sendiri, mohon maaf jika ada kesamaan nama, tempat, atau jalan cerita. ⚠️Belum revisi. Maaf typo bertebaran •••••RANK••••• # 3 fiksiremaja # 2 fiksiremaja # 1 brother

More details
WpActionLinkContent Guidelines