We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Alleta [ END ]

Alleta [ END ]

  • WpView
    Reads 10,428
  • WpVote
    Votes 1,063
  • WpPart
    Parts 32
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, May 7, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
[ S E L E S A I ] Tahap Revisi. ••√√•• Aku memanglah bukan gadis yang sempurna, dan bukan juga gadis yang selalu bahagia. Inilah aku, Alleta Putri Talita. Seorang gadis malang yang ditinggal orang tuanya. Sampai ia beranjak dewasa, dan mulai mengerti apa itu arti cinta. Kevin Mahendra, sosok laki-laki yang sangat berarti bagi Leta. Perlahan sosok Kevin itu berubah menjadi 'orang asing' dan cuek terhadap leta. Dan juga sebuah rahasia yang besar akan terungkap saat dirinya berumur 17 tahun. Akankah Kevin mampu terus berada disamping Leta? Apakah rahasia itu yang mampu membuat mereka tercengang saat mengetahui nya? Mau tau kelanjutannya? Yuk baca cerita aku~ •100320
All Rights Reserved
#205
kevin
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Vericha Aflyn ✔️
  • TWO DIFFERENT PROPERTIES || on going (revisi)
  • ketika senja menyapa
  • Happy [ Sudah Terbit ]
  • ALFHALETT
  • ALKANTARA || END || Belum Revisi
  • Aluka (Proses Penerbitan)
  • Hiraeth'n
  • ALASKALETTA
  • Tasha ( Sayangi Aku Mama) (END)

#Judul awal 180 degree.# Vericha Aflyn. Perempuan yang akan menginjak usia 17 tahun, dalam beberapa bulan lagi. Dia bukan perempuan yang haus akan popularitas, bukan pula perempuan polos. Dia hanya perempuan biasa-biasa saja, dengan kisah yang tak biasa. Dia hanya perempuan biasa, yang mendambakan bahagia. Orang baru dan cerita baru, menghiasi hari-harinya. Tuduhan, siksaan, dan cibiran ia dapatkan. Mampu kah dia bertahan? Atau harus menyerah dengan keadaan? ---------- "Jangan pergi! Ini perintah, bukan permintaan!" Icha kembali menutup matanya, membuat air mata yang tertahan di pelupuk matanya terjatuh. Dadanya semakin terasa sesak, mungkin kah dia bisa bertahan? "H-hanya sebentar!" pinta Icha dengan lemah. "Lo harus janji, bakalan bangun lagi!" Setelah itu Icha hanya mengangguk, lalu bersandar di dada Isan. "Lo y-yang harus bangunin gue." Isan mengelus rambut Icha lembut, hati Isan terasa di cubit, saat dia dapat mendengar suara nafas Icha yang teratur. Isan meraih tangan kanan Icha, dan langsung menempelkan di dadanya. Mencoba memberi tahu Icha, tentang keadaan hatinya. Tak berselang lama, Isan di buat terkejut. Debaran jantungnya terasa berhenti, dengan nafas yang tercekat. Tangan Icha jatuh begitu saja di pahanya, nafasnya pun terputus-putus. Isan menggelengkan kepalanya dengan air mata yang sudah bercucuran. Dia dekap erat tubuh Icha, menahannya agar tak pergi. Matanya menatap hamparan bintang, dan indahnya bulan. Memohon keajaiban, dan meminta kesempatan. Isan berteriak lantang, menyerukan nama Icha. Memanggilnya untuk kembali. "ICHA!!"

More details
WpActionLinkContent Guidelines