LOVE MEMORY

LOVE MEMORY

  • WpView
    Reads 182
  • WpVote
    Votes 12
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, May 18, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
Gadis itu kembali menangis dalam diam dibalik selimutnya. Isak tangisnya ia tahan sekuat tenaga agar tidak terdengar oleh mama dan kak anne kesayangannya. Ia kembali bermimpi buruk. Bayangan tentang kenangan itu membuat lukanya semakin perih. Tapi berkali-kali ia mengusap air matanya dengan gusar seraya berdoa dalam hati. Tuhan bantu aku melewatinya. Aku pasti bisa. aku akan kembali, aku akan mencarimu, mencintaimu, menikahimu. dan sepanjang hidup akan selalu bersamamu. -Aksa arkana Setiap bangun aku selalu membayangkan bunga mawar merah itu ada dijendela kamarku. Tapi aku sadar, semakin aku mengingatnya. Aku semakin tergores dengan lukanya. -Auristella Saat ini aku sedang berjuang mendapatkanmu, menjagamu, membuat mu tersenyum saat hatimu dilukai olehnya. Meski aku tahu, suatu saat nanti pun kamu akan kembali ke pelukannya. Setidaknya aku sudah berusaha. -Aziel
All Rights Reserved
#242
crazygirl
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • I'm promise with you
  • Hidden Feelings
  • Secangkir Teh
  • Senja Tanpa Senyum [END]
  • Mencari Cinta Sejati (END)
  • Finding The Light ~ Moqeel  [COMPLETE]
  • Lost in Reverie [Moqeel]
  • [Complete] Fate in Chains

"Apa itu kebahagiaan?! " Cewek yang tak pernah lagi merasakan kebahagiaan, semenjak keluarga kecilnya mendapat masalah yang tak kunjung usai. Bahkan kehadiran seorang yang tak di kenal semakin menenggelamkan kata kebahagiaan itu. "Aku bisa membuat kamu merasakan kebahagiaan itu lagi. Ya walaupun dengan cara yang berbeda. " Dia gipzi, lelaki yang kembali menimbulkan rasa kebahagiaan, walaupun secara perlahan. Lelaki yang tak kenal lelah untuk membuat sahabatnya agar selalu merasa bahagia. Yang selalu ada di dalam kondisi di saat dirinya terpuruk. Bahkan rela pasang badan sekalipun. Namun di saat dirinya sudah menyatu dengan kebahagian itu,,,,, "Lo dekat, lo terancam!! " "Jangan pernah percaya terhadap omong kosong!! Janji tetap janji!! " Di akhiri dengan sebuah senyuman.

More details
WpActionLinkContent Guidelines