Sayonara Moon Town

Sayonara Moon Town

  • WpView
    Reads 53
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Apr 21, 2020
Sebuah kutukan yang menyebabkan 'dilupakan' bahkan 'diasingkan' oleh semua orang yang dikenali oleh penderita kutukan itu yang dialami oleh Sally dan seorang laki laki misterius seumurannya. Dan jika si penderita bertemu,mereka dapat memecahkan kutukan tersebut dengan mencari tau data sang penulis surat yang mereka dapat. "Jalan gelap yang diterangi cahaya bulan.Kemanakah selanjutnya kita akan pergi?.Di malam bulan purnama yang sunyi.Sesuatu akan lenyap di kota yang dingin ini.Baik itu taman yang penuh kenangan dan jembatan yang berkarat.Bahkan suara nyanyianmu perlahan menghilang.Jika kita tidak mencintai, kita takkan kehilangan apapun.Meskipun kita tahu pada akhirnya kita akan kesepian" Seorang gadis membaca sebuah surat dari orang misterius yang tidak diketahui siapa. "Sayonara..." © todogabut 2020
All Rights Reserved
#194
daniel
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Ex or New? [REVISI]
  • I'M NOT FINE (TAMAT)
  • Mari Kita Berdamai dengan Luka  (TAMAT)
  • Bersamamu
  • A Light Far in Sight
  • Mystique Town
  • Retrouvailles
  • Kutukan Dandelion Biru✔️
  • BarraKilla
  • When a Letter Changed Everything

Ubur-ubur ikan lele, mampir dulu lee.. Apa rasanya saat seseorang yang dulu kamu anggap segalanya, perlahan berubah jadi orang asing? Alea tahu rasanya ditinggalkan tanpa penjelasan. Dikhianati oleh diam yang menyakitkan. Saat Zayn, laki-laki yang pernah ia percaya akan jadi akhir ceritanya, memilih pergi tanpa kata pamit, Alea belajar cara menyembuhkan luka sendiri. Namun hidup selalu punya kejutan. Saat semua tentang masa lalu perlahan ia kubur, muncul seseorang yang tak pernah ia duga. Alegra. Dingin, menyebalkan, tapi... perlahan jadi tempat Alea berlabuh. Tapi bagaimana jika bayang-bayang masa lalu belum benar-benar selesai? Saat Alea harus memilih, antara bertahan pada kenangan, atau membuka hati untuk seseorang yang baru. Kadang, pertanyaan terbesar bukan tentang siapa yang datang, tapi siapa yang layak untuk tetap tinggal. Alegra memasukan tangannya ke dalam saku hoodie-nya. "Udah cukup ngobrolnya. Nanti kita ketemu lagi." Alea mendengus. "Siapa yang bilang kita bakal ketemu lagi?" Alegra menyeringai. "Takdir." Jangan lupa vote, komen, and follow juga akunnya. See you..

More details
WpActionLinkContent Guidelines