ARROGATE

ARROGATE

  • WpView
    Reads 504
  • WpVote
    Votes 71
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, May 17, 2020
"Mayday! Mayday! Tiba-tiba ada sekelompok orang bersenjata yang tanpa sebab nyerang kita. Kita terjebak di dalam kelas dan ga begitu yakin kalau masih ada siswa yang hidup dari kelas lain karena mereka naruh bom di setiap kelas dan kita satu-satunya yang berhasil menghindar. Kawat listrik di atas tembok sekolah juga sedang aktif jadi ga ada jalan keluar selain lewat pintu gerbang yang dipenuhi para psikopat. Kita juga ga dapet akses sinyal keluar sekolah. Untuk sekarang, yang bisa diandalkan cuman senjata dari ruang atlet, itupun sangat sedikit dan ga sebanding dengan senjata mereka. Tolong, tolong cepat datang, sebelum anggota kelas kami berkurang. Helikopter, medis, apapun itu, cepat! Abis mencuri, mereka ga akan biarin kita selamat." Leon adalah organisasi perampok kelas kakap yang mulai menyebar di setiap - setiap negara. Selama ini sudah tercatat 67 kasus yang dimana setiap aksinya diakhiri dengan pembunuhan para saksi mata. Sanggupkah Hanan selaku ketua kelas, memimpin teman-temannya hingga nama mereka tak tercatat dalam korban kasus ke-68?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • TroubleKiller Season 2
  • The Secret [COMPLETED]
  • Jam Pelajaran Olahraga
  • Crumbling Of Caste
  • twenty six
  • DEXTER
  • EVERYTHING HAS CHANGE
  • (ADC) Antariksa's Detective Club 1.0 -New Member?「Completed √」

Setelah pertarungan panjang melawan geng TroubleMaker dan Killer Nerd berakhir, dan setelah fraksi pemberontak Black Raven serta ancaman BlueRascals berhasil disingkirkan, sekolah akhirnya kembali damai. Tidak ada lagi perkelahian brutal di lorong-lorong, tidak ada lagi perundungan yang menindas mereka yang lemah. TroubleKiller berhasil membawa kedamaian... setidaknya, di mata semua orang. Namun di balik semua itu, tersisa satu jiwa yang terbakar oleh dendam. Henzy-anggota Geng Nerd Class-masih dihantui oleh kematian sahabatnya, Erlangga. Ia menyaksikan langsung bagaimana nyawa Erlangga direnggut oleh seseorang yang mengenakan aksesoris berwarna biru-warna khas TroubleKiller. Dalam trauma dan kebingungannya, Henzy menarik diri dari dunia. Ia berhenti sekolah, mengurung diri di rumah, dan menjalani homeschooling selama satu bulan penuh. Dalam kegelapan itulah, muncul seseorang yang tahu betul cara menyalakan kembali api kebencian: Rio. Dengan kelicikan dan manipulasi halus, Rio menyusup ke dalam luka hati Henzy, membisikkan kebohongan demi kebohongan. Ia membuat Henzy percaya bahwa TroubleKiller adalah pengkhianat, bahwa mereka adalah pembunuh sahabatnya. Henzy yang dulu adalah simbol harapan bagi para korban perundungan, kini perlahan berubah menjadi senjata paling berbahaya-dan yang paling mengenal kelemahan TroubleKiller. Sebuah badai baru mulai terbentuk. Dan kali ini, musuh terbesarnya bukanlah geng luar... Tapi dendam yang lahir dari kesalahpahaman, dan seorang teman lama yang kini siap menjadi musuh.

More details
WpActionLinkContent Guidelines