Story cover for Sebuah Rasa by selvianahndyni
Sebuah Rasa
  • WpView
    Membaca 1,590
  • WpVote
    Vote 160
  • WpPart
    Bab 31
  • WpView
    Membaca 1,590
  • WpVote
    Vote 160
  • WpPart
    Bab 31
Bersambung, Awal publikasi Mar 11, 2020
Tentang kata hati dan pikiran sendiri




Selamat Membaca :)

Jangan lupa vote & komen ya.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Daftar untuk menambahkan Sebuah Rasa ke perpustakaan kamu dan menerima pembaruan
atau
#316penantian
Panduan Muatan
anda mungkin juga menyukai
Surat Cinta untuk Diriku Sendiri oleh ceritadariawan28
4 bab Bersambung Dewasa
"Semelelahkan apapun hidup, tolong jangan mati di tangan sendiri." ______________________ "Aku nggak mau ngerasain mentalku kembali hancur berantakan hingga rasanya hampir mati hanya karena cinta. Itu sebabnya, aku selalu takut untuk jatuh hati lagi." Ya, Ditha Aquila selalu takut kembali dibuat terluka sampai tak sadar bahwa ia sudah jadi sumber luka bagi Juna Pradirga. Lihatlah pada kebodohan yang ia buat. Takut ditinggal pergi, tetapi menomorsatukan ego dan gengsi. Ingin diyakinkan, tetapi tak pernah memberi kepercayaan. Mengharapkan yang serius, tetapi memutuskan hidup dalam hubungan tanpa status. Lebih dari ketakutannya untuk kembali dilukai, Ditha percaya bahwa orang yang mentalnya tidak stabil memang tak pantas untuk dicintai. Sebab bagaimana mungkin ia mencintai raga yang lain saat dirinya sendiri masih seringkali ia sakiti? Biar aku bertanya, apa yang akan kau putuskan jika seseorang datang pada saat luka masa lalumu belum sepenuhnya hilang? Memilih menerimanya? Atau justru, menolak kehadirannya dengan dalih sakit hatimu yang belum pulih? Keduanya sama-sama berisiko. Namun, kita selalu bisa memilih, risiko mana yang akan kita ambil. "Cara paling mudah untuk mencintai diri sendiri adalah dengan berhenti sejenak mencintai orang lain." PERINGATAN ⚠ Cerita ini bertemakan mental health. Pada beberapa part mengandung konten sensitif seperti adegan kekerasan fisik, self harm, hopeless, trust issues, dan suicidal thoughts. Publish : 1/09/2021 - 25/12/2021 Revisi [ New version ] : 19/02/2023 - Rank : #2 in puisi [04/10/22] #3 in quotes [30/11/23] #1 toxic relationship [31/07/22] #1 trustissue [28/08/22] #1 loveyourself [09/08/2
Jatuh Cinta itu Luka oleh ceritadariawan28
10 bab Lengkap
"Jika jatuh cinta itu luka, maka biarkan patah hati jadi cara menjadi dewasa paling menyakitkan meski lewat sebuah luka. Sebab, setelah seseorang mengalami patah hati, maka dia akan seperti dilahirkan kembali." Kau tidak akan pernah tahu sedalam apa rasa sakitku sampai itu jadi sebuah buku. Sengaja aku tuliskan semua ini untukmu. Tentang hubungan yang banyak lukanya. Aku yang tak pernah benar-benar kau anggap dan kau yang selalu membingungkanku dengan perasaan tidak jelasmu. Padahal, ego telah aku kalahkan. Gengsi telah aku hilangkan. Dan perasaan yang besar telah aku tunjukkan. Tapi, mengapa aku justru dengan mudah dilepaskan tanpa satu kata maaf atau bahkan sebuah kalimat perpisahan? Tidak apa-apa. Aku kini sudah kembali baik-baik saja. Walau tak bisa dipungkiri, fase menyakitkan itu masih sesekali kembali melukai hati. Sebab, siapa yang tidak hancur saat cinta tulus diberikan begitu dalam, tetapi hatinya justru berakhir dihunjam dengan pisau tajam? Jika suatu saat kau tiba-tiba banyak menanggung luka dan duka, maka ingatlah aku sebagai perempuan yang pernah kau buat hancur tanpa rasa dosa. rank cerita: #1 dalam poetry dari 20,6k [ 02/04/2023 ] #2 dalam sajak dari 28,3k [ 24/07/2022 ] #1 dalam poem dari 12,4k [ 23/07/2023 ] #1 dalam kata dari 15,5k [ 10/05/2023 ] #1 dalam prosa dari 4,25k [ 26/05/2023 ] #1 dalam antologipuisi [ 4/03/2023 ] #1 dalam bait [ 4/03/2023 ] #1 dalam senandika [ 4/03/2023 ] #2 dalam diksi [ 24/04/2023 ] publish : 2 Juli 2022
anda mungkin juga menyukai
Slide 1 of 9
Andai bisa cover
SUARA TINTA (Selesai) cover
My Junior My Love ✔️ cover
Jejak cover
Langit Malam cover
Surat Cinta untuk Diriku Sendiri cover
Heartstrings cover
ELBRASTA cover
Jatuh Cinta itu Luka cover

Andai bisa

36 bab Lengkap

Karena perasaan mudah untuk tertiup angin dan menghilang, biarkan aku menuliskan dan mengenangnya