Memories

Memories

  • WpView
    Reads 41
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Nov 1, 2023
" Bahagia? makanan macam apa itu? denger namanya aja udah merinding " ujar Areta. " Gue nggak tau gimana jelasinnya, tapi yang pasti Gue bakal bikin lo tau gimana rasanya" Balas Evano sambil tersenyum tipis ke arah Areta. " gue nggak pengen. Lagian lo siapa gue? sok peduli sama gue " ujar Areta ketus " Emm... kenangan" Ujar Evano lirih sambil menatap langit " Kenangan? kenangan terburuk?" Balas Areta sambil menoleh ke arah Evano yang masih menutup mata sambil tersenyum ke arah langit biru. Evano hanya terus tersenyum tanpa mengatakan apapun Up sesuai mood yaa.. Happy reading :)
All Rights Reserved
#43
areta
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • MY LOVE STORY
  • Maaf' (Revisi)
  • FALLING IN LOVE
  • Rain Drops ( On Going )
  • Felicity [On Going]
  • AGAVAN (H I A T U S)
  • Hope is a dream that is doesn't sleep
  • GAIRAH CINTA HOT DUDA (TAMAT)
  • Lintang Waktu ✔

"Ketika cinta dibalas dengan ketidak pastian, disitu pula Aku jatuh cinta dengan seribu ketakutan. Takut akan kehilangan, takut akan ditinggalkan dan takut akan dipisahkan.. Oleh sang Pencipta." #aurelnatalie .... Selamat datang di Kisah Cintaku.. Ini adalah kisah seorang Remaja Wanita dan Remaja Laki-laki yang saling mencintai. Berawal dari Sahabat, sekarang menjadi cinta. Bukan hanya dari mata turun ke hati, tapi dari sahabat turun ke pacaran. Kevin Alvian dan Aurel Natalie. Dua Remaja yang sudah mulai merancang masa depan mereka. Remaja yang berfikir akan hidup berdua selamanya. Remaja yang menginginkan hidup bahagia tanpa ada lika-liku yang menerpa. Namun tidak mungkin. Kehidupan adalah Lika-Liku yang terjal. Tanpa Lika-Liku, kehidupan terasa hambar. Benar? ... "Jadi?" tanya Kevin membuat dahi Aurel berkerut. "Jadi?" tanya balik Aurel yang membuat Kevin terkekeh, "Jadi, lo mau gak jadi pacar gw?" tanya Kevin. Jantung Aurel berdetak bagai habis lari maraton. Bagaimana ini, apa ia langsung menerima atau jual mahal dikit? Terima kali ya, nanti di kira sombong. Aurel tersenyum dan mengangguk, dan itu membuat senyuman Kevin semakin lebar. "Tankyu, pacar." ucap Kevin masih dengan senyumannya. ... "Takdir jahat gak sih, Kak?" tanya Aurel. Arka tersenyum dan mengangguk. "Iya. Jahat banget bahkan. Tapi di balik jahatnya takdir, itu ada hikmahnya buat kita." "Ya itu.. Kita dapat sabar menerima cobaan atau ketentuan Tuhan." lanjut Arka. Aurel kembali menitikan air matanya. Arka menarik Aurel kedalam dekapannya dan ikut menitikan air mata. "Jangan nangis.. Dia gak mau liat kamu nangis." Bukannya berhenti, justru Aurel semakin menangis deras. ººº Follow dulu akunnya, lalu simpan perpustakaan ceritanya. Agar enak ketika aku publish, kalian langsung baca:")

More details
WpActionLinkContent Guidelines