My Dosen{end}

My Dosen{end}

  • WpView
    Membaca 892,554
  • WpVote
    Vote 39,145
  • WpPart
    Bab 33
WpMetadataReadLengkap Kam, Jun 11, 2020
WpInfo
Fiksi
Romansa
"kenapa kamu masih berdiri disitu seperti patung pancoran,cepat bawa kertas ini,dan saya membawa tumpukan kertas yang satunya"ucap pak ino yang super panjang. "tapi pak..." "saya tidak mau melihat kamu pura-pura tidak peka lagi aressa,cepat bantu saya"ucap pak ino yang mengungkit obrolan lewat WA tadi. Tanpa menjawab essa langsung mengangkat kertas itu dengan sangat hati-hati,sungguh dugaannya benar jika tumpukan kertas yang sudah di tali melebihi kepalanya,bagaimana dia bisa berjalan jika matanya saja tertutup oleh kertas penyampah ini. "berat pak"ucap essa sedikit mengangkat lebih tinggi lagi tumpukan kertas itu. "saya tidak peka aressa"ucap pak ino yang sedang mengikat tumpukan kertasnya. WARNING!!! jangan lupa tinggalkan vote untuk cerita ini yang nggak minat,di minat-minatin yah😀
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#5
k-fiction
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • ANARAN
  • Sikampret & Sitengil [COMPLETED]
  • Firefly • completed
  • Mr. Kranky ; SunSun√ (PDF)
  • Astronomi
  • Because I'm Stupid (End)
  • LITTLE WIFE
  • ANJAYA [✓]
  • Hi Crush! (udah selesai)
  • My Boyfriend Is Ketos
ANARAN

Hari ini Ara sedang berada di perpustakaan bersama Nanta disampingnya yang terus saja kesal dengan tingkah laku Ara, Mengapa ia bisa menemui perempuan dengan spesies seperti Ara ini? " Nanta? Baca buku apa? " " Ara juga mau baca dong, Boleh? " " Judulnya itu apa bukunya? " " Emang Nanta gak cape liat rumus kaya gitu? " " Ara aja cape ngeliatnya " " Kok Ara dicuekin sih sama Nanta, Nanta ngomong dong. " Begitulah celotehan Ara yang membuat Nanta naik pitam, Ia sudah jengah dengan ocehan tidak jelas dari mulut Ara. " LO! LO BISA GAK SIH, GAK USAH GANGGU GUE SEHARI, LO TUH SAMA AJA KAYA CEWEK MURAHAN DI LUAR SANA YANG NGEJAR NGEJAR COWOK YANG JELAS GAK SUKA SAMA LO!! SEKARANG LO PERGI DARI SINI!!! DASAR BITCH " Bentak Nanta membuat petugas dan murid di perpustakaan menatap ke arah Ara dan Nanta. " Nanta? Setiap kata kata yang keluar dari mulut Nanta sebenarnya bikin hati Ara sakit, Tapi... Sekarang ucapan Nanta bener bener bikin hati Ara lebih sakit dari sebelumnya, Maaf kalau Ara ganggu Nanta. Sekarang Ara kecewa sama Nanta yang udah permaluin Ara disini. " Setelah mengucapkan itu Ara pergi dari perpustakaan dengan air mata yang menetes dan jalan yang masih sedikit pincang. © Adilla Basyarah

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan