Kado Untuk Mamak

Kado Untuk Mamak

  • WpView
    LECTURES 273
  • WpVote
    Votes 48
  • WpPart
    Chapitres 12
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication mer., juil. 22, 2020
Kisah seorang anak yang malas, susah di atur dan pembangkang. Suatu ketika ia melakukan kesalahan yang membuat orang tuanya naik pitam hingga menghukum gadis yang masih berusia 15 tahun. Hingga hatinya bergetar kala melihat tangis sang Ibu dan membulatkan tekadnya untuk berubah. Namun siapa sangka ujian datang bertubi-tubi padanya. Sanggupkah ia bertahan menjadi orang baik? atau justru ia kembali menjadi gadis nakal? Lalu bagaimana lika-liku kehidupannya untuk memberikan kado kepada sang Ibu? Yuk ikuti perjalanan kisah Afi untuk menemukan jati dirinya hingga memberi kesan pada sang Ibu.! Yuk follow terlebih dahulu untuk mengikuti kisah perjalanan Afi menuju puncak! Jangan lupa tinggalkan jejek
Tous Droits Réservés
#86
keluargabahagia
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • Pulang Tanpa Arah
  • LUKA YANG DISEMBUHKAN
  • Arkan Dan Keira
  • Perjuangan Dan Pengorbanan
  • 𝑨𝒌𝒔𝒂𝒓𝒂 𝑫𝒊 𝑳𝒂𝒏𝒈𝒊𝒕 𝑷𝒂𝒔𝒖𝒏𝒅𝒂𝒏
  • NEVER CHANGE ME & YOU
  • WISHES.
  • Bukan Sekedar Pelampiasan Amarah.
  • Senja Tanpa Senyum [END]
  • Jeya✔️

Dulu, rumah itu penuh tawa. Katrina hidup dalam keluarga yang disebut "keluarga bahagia". Ayah yang hangat, ibu yang periang dan ceria, adik yang manja, semuanya terasa sempurna. Tapi semua berubah sejak gosip kejam itu muncul. Tentang ibunya. Tentang pria lain. Tentang aib yang membuat ayahnya hilang arah. Satu per satu, kebahagiaan di rumah itu pun runtuh. Ayah yang berubah. Ibu yang mulai menangis diam-diam. Adik yang semakin diam, semakin kosong... Sampai pada akhirnya, hanya Katrina yang tersisa. Ibu dan adiknya pergi untuk selamanya. Ayah menghilang tanpa kabar. Dan Katrina-dengan luka yang tak terlihat harus terus hidup. Pindah dari satu rumah ke rumah lain. Diadopsi, lalu ditolak lagi. Tak satu pun dari rumah-rumah itu terasa seperti "pulang". Ini bukan hanya kisah tentang kehilangan, tapi juga tentang perjuangan untuk menemukan arti rumah yang sesungguhnya-meski tak lagi ada tempat untuk pulang.

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives de Contenu