Cinta 135 Cm

Cinta 135 Cm

  • WpView
    Reads 22
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Apr 9, 2020
Sewaktu masih sma aku selalu mendengar teman-teman sekelas bercerita. setamat Sma akan kuliah,habis tu bekerja,memiliki karir yang hebat dan diumur 25 tahun akan mulai membina rumah tangga,tentu saja dengan pasangan yang dicinta.Ohhhh....so sweet banget jika membayangkannya.Itu mungkin berlaku bagi mereka tapi tidak denganku. Yeah...aku pemuda yang tak sanggup untuk membayangkan semua itu,katakanlah aku pengecut. Aku terlalu takut utk bermimpi,terlalu takut untuk berharap. Kenyataan ini selalu menjadi pengingat diri, sakittt memang. Siapa yang harus disalahkan,kepada siapa harus memuntahkan rasa marah dan tidak terima ini. Tak tau harus bagaimana..dan disinilah aku, pemuda yang mengharap cinta yg akan berlabuh dihatiku. Cinta dari seorang pemuda 135 cm.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • 31 Months for You (Revisi)
  • Seratus Meter Dari Hatimu
  • Cinta di Atap SMA
  • SASHI
  • Ketika Aku Mencintaimu.
  • Asmara Jingga (Tamat)
  • Truth After Love, Kiara and Zaki (Tamat)
  • I'm The Lucky One
  • Cerita Tentang Kita
  • DEAR "SECRET LOVE"

"Tidak semua cinta harus disuarakan. Tidak semua harap harus digenggam. Kadang, mencintai diam-diam adalah satu-satunya cara bertahan." Alia tidak pernah menyangka bahwa satu tatapan singkat di awal masa kuliahnya akan mengubah segalanya. Septian, lelaki dengan sorot mata tenang dan senyum yang jarang muncul, perlahan tumbuh menjadi pusat semesta kecil di dalam hatinya. Selama tiga puluh satu bulan, Alia menyimpan rasa itu sendiri. Dalam doa-doa sepertiga malam. Dalam senyum pura-pura. Dalam perasaan yang tak berani ia akui, bahkan pada dirinya sendiri. Namun ketika kedekatan itu mulai tumbuh, semesta justru menguji dengan luka lama, rasa minder, dan kenyataan bahwa tidak semua yang kita doakan bisa kita miliki. Ini adalah kisah tentang cinta diam-diam, perasaan yang tumbuh tanpa janji, dan perjuangan mencintai diri sendiri di tengah luka yang belum sembuh. Pelangi di Balik Hujan Rindu bukan sekadar romansa. Ia adalah perjalanan tentang harapan, kehilangan, dan keberanian untuk melepaskan... meski hati belum benar-benar rela.

More details
WpActionLinkContent Guidelines