Hujan & Setitik Cahaya (On Going)

Hujan & Setitik Cahaya (On Going)

  • WpView
    GELESEN 122
  • WpVote
    Stimmen 22
  • WpPart
    Teile 8
WpMetadataReadAbgeschlossene Geschichte Fr., Aug. 19, 2022
"hujan tak memerlukan setitik cahaya, biarkan hujan tetap ditempatnya" ~Hendra "Kau sama seperti burung tanpa sayap sulit terbang dan memutuskan berjalan adakah yang seperti dirimu?" ~..... "Cukup diam dan ikuti alurnya" ~Hendra ----------------------------------------------------------------- Kisah laki laki yang berusaha sembunyi dari rasa sakit dengan menutup semua luka, menjadi antagonis di sebuah cerita hiduny sendiri. Menutup setitik matahari yang ingin menyinari mendung nya hujan dalam hidupnya.... Akan kah selalu selalu seperti itu untuk selamanya? Akan kah sang hujan pergi?.....
Alle Rechte vorbehalten
Werde Teil der größten Geschichtenerzähler-CommunityErhalte personalisierte Geschichtenempfehlungen, speichere deine Favoriten in deiner Bibliothek und kommentiere und stimme ab, um deine Community zu vergrößern.
Illustration

Vielleicht gefällt dir auch

  • Benalu [Terbit]
  • Langit untuk Asa
  • Living with Brothers  [TAMAT]✓
  • Haters and Lovers of Rain [END]
  • Mengalah? Gak papa (END)✔
  • The Rain
  • Nathalea
  • Peluk Luka Hujan
  • Hi Crush! (udah selesai)

"Bahkan ibunya sendiri membuang anak itu." Semesta pun menghiraukannya, seperti bayangan yang tak pernah di anggap ada, seperti benalu yang tidak pernah di inginkan kehadirannya. *** Nyatanya, ada hasil yang menghianati usaha dan tidak semua usaha akan di kabulkan dengan hasil yang baik. Ya, Teresa sadar hal baik tidak akan pernah ada dalam kisah hidupnya. Benalu akan tetap menjadi benalu, sang penganggu yang tak pernah di inginkan ada. Tangisan pilu selalu keluar dari mulutnya yang menyimpan banyak kisah luka, entah waktu kecil atau bahkan sampai sekarang. "Seharusnya anak seperti kamu tidak lahir dari rahim saya!" ucap wanita itu dengan tatapan penuh kebencian. Teresa Audiyatama. Seseorang yang berusaha menghilangkan label 'benalu' dan 'anak pembawa sial' di dalam diri dengan berbagai cara. Sakitnya di permainkan, di jadikan alat balas dendam, mendapat penghianatan yang begitu menyakitkan, sampai harus kehilangan orang-orang yang di sayangi. Tapi, kenapa semesta masi tidak mau berbaik hati padanya? Rasa sakit itu semakin menyakitkan. Setiap hari lubang kelam di hati semakin dalam, menyisahkan kekelaman yang mengerikan.

Mehr Details
WpActionLinkInhaltsrichtlinien