ADSILLA

ADSILLA

  • WpView
    Reads 331
  • WpVote
    Votes 38
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Nov 3, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
"Lo dingin ya, kaya es krim pad**e p*p kesukaan gue.", kata gadis berjilbab yang memiliki pipi tembem khas dengan cengirannya. "Berarti gue kesukaan lo." pernyataan laki-laki tersebut yang menahan untuk tidak tersenyum. Jika dia tersenyum, maka akan banyak lalat yang mengerubungi (you knowlah lalatnya si cabe), lebay amat si author ehee. Penasaran gak? gausah deh orang gue buat ni cerita pas nyerah nanggung beban hidup (becanda man teman). Maapin ya kalo si author rada gaje gitu, you know lah teman-temannya si author banyakan yang kek gituan (halu semua bhahaha). Maapin author jika banyak tipo dikarenakan tidak punya bakat mengetik, tapi bakatnya memikat doii eaaalah. Sekian dulu ya, selamat menikmati cerita gaje man teman.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Frozen Heart [HIATUS]
  • ANGKASA [Sequel Sekasa] (COMPLETED)
  • My Mr. Kulkas [TAMAT]
  • AKSA
  • "Hujan"
  • ARVELA
  • THE CLIMB [Completed]
  • Secret Bad Nerdy Girls
  • SEBELUM KITA BERBICARA

❆ 'Karena dingin itu menenangkan' Bukan, bukan istilah untuk dinginnya seorang Anskara. Sikapnya yang cuek, perilakunya yang kasar, dan cara bicaranya yang kadang menyakitkan tentu bukan hal yang menenangkan. Tapi perihal dingin yang mungkin bisa menjadi alasan 'dia' bertahan. Perihal dingin yang dianggap bisa menyembuhkan. ________________ "Kamu itu kaya es batu, beku, dingin, keras, tapi aku suka." • • Ini tentang masalah hati yang tak kunjung terselesaikan. Hati yang terlanjur beku. Sulit untuk seorang Flowerrina menemukan sedikit cinta, untuk balasan dari perjuangannya. "Hatimu yang beku membuatku hampir menyerah." Anskara itu kasar. Anskara itu keras. Anskara itu dingin. Anskara itu luka. Tapi, Flowerrina mencintainya. Bukan tentang cinta yang datang karena terbiasa. Tapi karena luka yang membuatnya menjadi biasa. Bertahun lamanya menoreh luka, cukup bukan untuk membuatnya mati rasa? "Jadi, bolehkah aku memberi kehangatan untuk hatimu yang membeku? Karena hatiku sudah terlatih untuk menjadi sekuat baja dan setegar karang." - Flo, gadis pecandu es batu. ___ {don't copy my story or my quote!} ©milaakharima

More details
WpActionLinkContent Guidelines