Anak Medan Kami, Bang.

Anak Medan Kami, Bang.

  • WpView
    Reads 86
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Apr 7, 2020
Ahooooiiii... "Pulanglah ke Medan kalok kau mau makan kenyang-kenyang tapi murah meriah gak pake muntah!" Tentang Togar, A Cay, Ucin dan Zailan. Empat sekawan warga Gg. Buang Sampah, Medan. Melewati keseharian penuh kerukunan walau berbeda keyakinan, suku dan adat istiadat dari sudut kota sebuah negeri yang katanya sedang terluka. Jaga-jaga lidah dan perut saat membacanya, ya! Sebab, bisa menyebabkan perut keram serta lidah keseleo. Kuy, disimak dengan seksama dan dalam tempo yang sesingkat-singkatnya. Indonesia bukan tanah air beta saja. Indonesia tanah air kami bersama.
All Rights Reserved
#149
nasihat
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • RANDOM ONESHOT
  • LOVE STORY QIANARRA
  • RAACA 'the power of takdir Allah '
  • masuk ke dunia CH?!{END}
  • 𝙲e𝚛𝚙𝚎𝚗 {Ship Countyhumans}
  • CERPEN
  • Countryhumans when gabut! [Old Fic!!]
  • Please come back, Indonesia!! - DISCONTINUE
  • 1D anak babe Simon // 1D {Completed}
  • ﹪ ׅ 𝅦𝅦 Ur smile :D ☆ countryhumans Indonesia ━ׄ┈⋄⃞🇮🇩̷𝆭

"za nanti kalo kita udah gede nikah yu terus anak kita Bizar aja!? ________________________________________ "Eh anj kelereng aing kecemplung " "Hahaha makan tuh makan" ________________________________________ "Abang hiks" "Kangen Abang" ________________________________________ "Masyaallah bagus banget" ________________________________________ "Novelll bngst!!bpk blo'on masa anak kandung di buang anak pungut di sayang ?? Gilaa" ________________________________________ "Engk ngejait lagi pa?" "Emang kmu kira papa tukang jait apa hah??papa ini dokter ya zayyann!!! Gini amat punya anak goblok bener " _________________________________________ lapak ini berbeda dari yang lainnya kebanyakan percakapan nya. Different is unique, isn't it?

More details
WpActionLinkContent Guidelines