Seorang pemarah

Seorang pemarah

  • WpView
    Reads 4
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Mar 21, 2020
WpInfo
Poetry
Dulunya ita adalah anak yang baik rajin, pinter ngaji, sholihah penurut dan sekarang malah menjadi seorang brutal yang suka marah-marah, egois, dan suka membantah. Bagi dia adalah suatu kebebasan karena selama ini dia tidak pernah yang namanya berteman dengan baik jadi karena itu ita jadi sekarang ini. Jadi siapakah yang bisa membuat ita menjadi lebih baik lagi seperti dulu? Coba simak baik-baik ya gaiss
All Rights Reserved
#113
sombong
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • DamarWulan (Completed✔)
  • My Son [END] ✔
  • A Hundred Days Closer [On Going]
  • BALAS DENDAM! ✔
  • Ninzhy
  • ARGANTARA [ Bersambung]
  • About me (aku bocah alay)
  • Aku Yang Selalu Diremehkan
  • One Call Away
  • Ketos Vs Adek Kelas

Ini bukan kisah seorang kesatria dari Majapahit atau sejenisnya. Ini kisah absurd tentang dua anak manusia yang tidak pernah akur seperti kucing dan tikus, seperti Upin ipin dan Kak Ros yang selalu meributkan hal sepele, memiliki sifat keras kepala yang sama, kejahilan yang sama dan sifat tidak mau mengalah yang sama juga. Cocok? Tidak, justru karena kesamaan sifat membuat mereka selalu ada di jalan yang berlawanan. Satu prinsip yang selalu mereka pegang.. "Lo jual, gue beli." "Mata dibalas mata!" Hingga sebuah titah dari sekolah mengharuskan mereka untuk bekerja sama dalam sebuah kejuaraan sekolah, dan secara otomatis mereka juga harus sering menghabiskan waktu bersama demi nama sekolah. Akankah mereka mampu untuk melaksanakan titah itu dengan baik? Dan apakah prinsip itu masih berlaku jika salah satu diantara mereka tumbuh sebuah perasaan baru, seiring kebersamaan yang saling terjalin di antara keduanya? Hati dibalas hati, mungkin? ♡♡♡♡ @Oktober2018

More details
WpActionLinkContent Guidelines