Wir haben unsere Inhaltsrichtlinien aktualisiert.
Sieh dir die neuesten Richtlinien an, um weiterhin sicher Geschichten zu teilen.
Erfahre mehr
COME WITH WIND

COME WITH WIND

  • WpView
    GELESEN 414
  • WpVote
    Stimmen 42
  • WpPart
    Teile 12
WpMetadataReadLaufend
WpMetadataNoticeZuletzt aktualisiert Sa., Jan. 16, 2021
WpInfo
Fanfic
~Kau adalah hadiah yang kembali padaku lagi~ Yook Sungjae, pria jangkung dengan coat coklat susu yang membalut tubuh. Dia duduk di sebuah bangku taman tepat di bawah pohon cherry yang mekar indah. Cukup lama pria itu duduk di sana dan membiarkan angin musim menyapunya lembut. Sebuah kelopak bunga cherry jatuh tepat di atas buku albumnya yang tengah terbuka lebar. Senyum kecil terukir, ia meraih kelopak bunga berwarna merah muda yang menutup sebuah potret gadis berkerudung. Gadis itu tersenyum lebar di sampingnya yang memasang wajah terkejut. Ya, foto lama itu masih disimpannya hingga kini. Sungjae menarik nafas panjang dan menutup buku albumnya. Dia pun bangkit dan berjalan meninggalkan tempat itu. Pria itu meninggalkan segenap perasaan yang terlihat tak bahagia. Angin berhembus cukup kencang dan membuat bunga cherry jatuh beterbangan lebih sering, mengenai bangku kosong yang ditinggalkan Sungjae.
Creative Commons (CC) Namensnennung
#48
hana
WpChevronRight
Werde Teil der größten Geschichtenerzähler-CommunityErhalte personalisierte Geschichtenempfehlungen, speichere deine Favoriten in deiner Bibliothek und kommentiere und stimme ab, um deine Community zu vergrößern.
Illustration

Vielleicht gefällt dir auch

  • HOW WE MEET ☑
  • REMEMBER THAT ☑
  • Snowy Miracle (✔) [PROSES PENERBITAN]
  • Someday For You (Oh Couple_Sehun_Hayoung)
  • River Flows In U √
  • Baby blues | Jungnoo🐱🦊 ✔
  • CURSE | JAEWOO
  • Carnation 🌸

(SELESAI REVISI) Perlahan gadis itu mendekat,"kenapa kau tidak mendengar? Aku sangat lelah mengejarmu sedari tadi. Kau tahu jika kakiku tak sepanjang milikmu..." Langkah dan ucapan gadis itu tertahan saat melihat Changsub tiba-tiba berjongkok di depannya. Pria itu mendongakkan kepala berusaha menatap sorot mata gadis itu. Dia kemudian membuka kotak kecil berisi cincin yang selalu disimpan. Sejenak suasana membeku. Beberapa orang mendekat dan menyaksikan peristiwa itu. Pasang mata terkejut Humaira bertambah saat melihat sekeliling. "Humaira, Na wa gyeolhun hae jullae?" Seketika suasana menjadi hening. Tak dapat dipungkiti jika degup jantung pria itu berpacu sangat cepat. Cukup lama ia menunggu, namun tetap tak ada jawaban. Sekali lagi hatinya seperti akan kecewa. Ia menghela nafas dan menarik kotak kecil yang digenggamnya perlahan. ===========¶¶¶¶¶¶¶==========

Mehr Details
WpActionLinkInhaltsrichtlinien