SHIERLIN

SHIERLIN

  • WpView
    Reads 73
  • WpVote
    Votes 30
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Mar 22, 2020
"Apa setelah hari itu tidak ada yang berubah dengan hubungan kita?" "Maaf telah mengganggumu dan menyukaimu. Walaupun aku tidak pernah menyalahi diriku karena telah menyukaimu" "Kenapa kamu melakukan itu? Kenapa kamu membuatku salah paham sampai berfikir kamu pun menyukaiku. Bodohnya aku" Laki-laki itu masih terdiam mematung. Shierlin pun tidak mengerti. Mungkinkah laki-laki itu tidak paham perkataannya barusan? Ia menyerah berkata dengan laki-laki yang masih ia cintai itu. - - - Selamat membaca :)
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Full Of Scratches
  • my possesif Buchi
  • Kamu [SELESAI]✔
  • Mr. A
  • My favorite person
  • You're Here, But Not For Me
  • KITA BERBEDA (antara Aku, Kamu, dan Tuhan)
  • Truth After Love, Kiara and Zaki (Tamat)
  • Love In Paris (COMPLETED)

Jangan lupa vote yaaa! 🤗 Karena dukungan kalian begitu berarti buatku!🤗 ________________________________ Takkan pernah terbayangkan sebelumnya jika kehidupan yang digariskan oleh Tuhan ternyata se-pelik ini. Ia bahkan merasa masalah sangat senang menghinggapi dirinya. Ia hanya bisa berharap akan ada secercah cahaya yang membawa harapannya mengudara bersamaan dengan teka-teki dalam hidupnya dapat terpecahkan. * * * "Saya akan pastikan bahwa seluruh anggota keluargamu akan menanggung akibatnya! Saya bersumpah!!" _ "Manusia mana yang tidak takut mati?" _ "Sebelum pergi, aku hanya ingin mengungkap satu hal agar aku bisa pergi dengan tenang. Hal yang membuatku begitu penasaran setengah mati. Tolong izinkan aku ya tuhan... " _ "Aku hanya ingin tahu kebenaran seperti apa dibaliknya, bukan membuka luka lama. Karena bagaimanapun, luka sudah menjadi teman dalam hidupku sejak kejadian itu. Jadi, meski luka lama itu dibuka atau tidak, aku sudah terluka dengan hebat." _ "Terima kasih telah mengajarkan ku apa arti hidup itu. Aku tidak menyesal dan aku bahagia..." * * *

More details
WpActionLinkContent Guidelines