Love In Return | pjs [ON GOING]

Love In Return | pjs [ON GOING]

  • WpView
    Reads 734
  • WpVote
    Votes 167
  • WpPart
    Parts 17
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, May 9, 2021
Hanara, seorang remaja SMA yang berusaha memperjuangkan seseorang yang sudah lama ia kagumi. Hatinya yang sejak dulu selalu ia simpan untuk lelaki yang ia suka sampai saat ini. Walaupun sudah beberapa kali disakiti, hatinya tidak pernah lepas dari lelaki itu. Seorang badboy sekolah, anak tawuran, Jisung Pratama Dylan. Sosok yang selalu Hanara kagumi dari jauh. Punya kepribadian yang dingin, angkuh, tidak bangak bicara, namun diam-diam pengertian terhadap sesama. Apapun yang melekat didiri seorang Jisung, selalu dipandang sempurna di matanya. Akankah perasaan itu suatu saat akan terbalas? Atau mungkin Hanara lebih memilih menyerah dan mundur dari perasaanya yang sudah lama ia pendam. .... "Karnamu, aku jadi tau perasaan cinta yang sesungguhnya. Aku jadi banyak belajar dan mengerti, kalo bahwasannya mencintai itu tidak harus memiliki. Untukku, dengan mengenal dan pernah adanya kehadiranmu di hidup ku itu sudah cukup bagiku. Jadi, terimakasih."-Hanara. . . . -proses perbaikan!!!
All Rights Reserved
#16
sadgilr
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • It's Always Been You✔️
  • [1] You're Life With NCT ✔
  • -KAKA KELAS- |SungRen
  • BROTHER || JICHEN
  • Secret Admirer [ COMPLETE ]
  • Badai Tak Berujung [ON GOING]
  • NCT JAEMIN REGANTARA💚 (END)
  • Biantara | Lee Jeno
  • Tears In Heaven
  • Senja Jadi Sendu (END)

Winter, gadis skater serba bisa dari Thunder Clan, merasa seperti terjebak dalam mimpi buruk ketika papanya tiba-tiba meminta, atau lebih tepatnya memaksanya untuk bekerja sebagai asisten rumah tangga di rumah keluarga teman orang tuanya. "Kalau adek nggak mau, papa bakal bakar semua deck yang rapi tertata di kamar adek sampai jadi abu." Ancaman itu langsung menusuk hati Winter. Deck-deck itu bukan sekadar papan luncur. Mereka adalah bagian dari dirinya, saksi setiap kompetisi dan penopang semangatnya. Mana mungkin ia membiarkannya jadi korban amukan sang papa? Dengan terpaksa, ia pun menyanggupi pekerjaan itu meski artinya harus membagi waktu antara kuliah di Universitas Kwangya dan mengurus rumah keluarga majikannya. Merawat empat anak di rumah itu sebenarnya bukan tantangan besar untuk Winter. Ia bisa dengan mudah mengatasi kelakuan si kembar usil, Jisung dan Ningning yang berusia tujuh belas tahun, juga kepolosan Sakuya yang berusia sebelas tahun dan si kecil Ian yang baru enam tahun. Semua terasa terkendali kecuali satu hal: Jaemin, si sulung yang tampaknya menjadikan Winter sebagai target utama untuk mencari-cari kesalahan. "Bener kamu jago masak? Yakin nggak bakal mati kalau makan masakan kamu?" "Otaknya pinter atau nggak sih? Sayang banget masa muda kebuang percuma. Kamu nggak minat nyambung kuliah?" "Baru pagi-pagi aja udah ngilang. Kamu ke mana emang?" Sumpah, kalau saja Jaemin bukan anak majikannya, Winter sudah lama melibas pria itu dengan deck kesayangannya. Menyebalkan bukan main. Namun, di balik semua adu mulut dan tatapan sinis itu, ada sesuatu yang samar. Perasaan yang pelan-pelan menyusup, tapi tak mungkin mereka akui. Di tengah kesibukan menjadi mahasiswa sekaligus satu-satunya gadis di Thunder Clan, mampukah Winter bertahan menghadapi kelakuan Jaemin yang seakan bisa meruntuhkan dunia? Dan apa yang akan terjadi ketika Jisung, Ningning, Sakuya dan Ian mulai menganggap Winter sebagai kakak mereka sendiri?

More details
WpActionLinkContent Guidelines