STAFER
  • WpView
    Reads 1,328
  • WpVote
    Votes 140
  • WpPart
    Parts 37
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, May 11, 2021
WpInfo
Fiction
Romance
Cinta sejati yang membawa seseorang menjadi wanita terbahagia, bak menemukan surga dunia yang tak dimiliki orang lain. Skenario tentang cinta memang rumit saat dijalankan, tapi semesta selalu mempunyai cara menyatukan insan yang memang tercipta untuk bersama. Hujan, riuh angin, suara burung burung, langit saat senja dan malam yang berbintang menjadi saksi perjalanan mereka. Perjalanan yang mengisahkan tentang menemukan apa yang selama ini dicari. Semesta aku ingin bercerita tentang cinta yang menyelamatkan ku dari ruang sunyi tak bertepi. Jika kalian tidak membaca, kalian tidak akan mengerti apa arti dari kata 'STAFER' yang memang aku pilih untuk judul cerita ini. Selamat membaca, menghargai karya orang lain dan tidak menjiplak atau Copy Paste setidaknya itu lebih berguna untuk diri sendiri. Ini adalah tulisan pertama ku disini, 160% aku emang ambil ceritanya dari cerita nyata semoga betah dan suka. Walaupun nanti mungkin akan banyak kekurangan.
All Rights Reserved
#168
rafael
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Burning Boundaries [REVISI]
  • Happy [ Sudah Terbit ]
  • Beside You #WYSCDCF
  • The Choice
  • ARSEN (END)
  • THE CLIMB [Completed]
  • Everything is You

[18+] [SLOW BURN] "Dare. Cium orang yang paling kau benci di sini." Ruangan seketika hening, hanya suara napas tertahan yang terdengar. Ren menegang, dan matanya beralih ke Asher yang kini berdiri perlahan dari tempat duduknya. Tanpa sepatah kata apapun Asher melangkah mendekat. Sebelum Ren sempat bergerak atau berkata apa-apa, tangan lelaki itu terangkat, menyentuh rahangnya dengan lembut namun tegas. Dalam satu gerakan cepat, bibirnya berhasil menyentuh bibir mungil Ren. ----- Ren tidak pernah membayangkan harus tinggal satu atap dengan Asher. Apalagi atas permintaan orang tua mereka. Asher dingin, tidak ramah, dan terlalu suka mencampuri urusannya. Ren sudah punya pacar, sudah punya hidupnya sendiri, jadi tidak ada alasan untuk membiarkan Asher terus mengganggunya. Tapi Asher tidak pernah peduli pada batasan. Apalagi saat ia mulai merasakan sesuatu pada Ren yang dirinya sendiri enggan akui. Seharusnya mereka hanya sekadar roommate, tidak lebih. Seharusnya mereka saling tidak peduli. Dan entah kenapa semakin lama, semakin sulit untuk berdiri di garis batas itu tanpa ingin melewatinya. Karena Asher tidak pernah bisa netral saat menyangkut Ren. Tidak saat ia melihat seseorang memperlakukan Ren tidak seperti seharusnya. Tidak saat Ren berpura-pura baik-baik saja. Tidak saat satu-satunya batasan yang tersisa hanyalah gengsi mereka sendiri. Dan saat itu hancur... Asher tahu, tidak akan ada jalan untuk kembali. ______ 0 ______ FOLLOW SEBELUM MEMBACA! BERIKAN VOTE DITIAP CHAPTER. HARGAI BACAAN GRATIS INI. DISCLAIMER ! [!] mature. [!] walking a red flag !!! 🚩🚩🚩🚩🚩🚩 [!] klise. © all pics from : pinterest

More details
WpActionLinkContent Guidelines